Jakarta (ANTARA) - Pelatih Paris Saint-Germain Christophe Galtier berharap skuadnya tampil lebih prima untuk merebut tiket perempat final Liga Champions setelah kalah 0-1 pada leg pertama melawan Bayern Munich, Selasa.
"Mungkin tampak hal yang dangkal mengatakan bahwa malam ini belum ada yang lolos dan belum ada yang tersingkir. Saya berani berharap bahwa kami lebih segar dalam tiga pekan dan apabila kami dapat bermain seperti pada 25 hingga 30 menit terakhir maka kami dapat mengalahkan Bayern," kata Galtier dikutip AFP.

Kingsley Coman mencetak satu-satunya gol bagi Bayern di Paris ketika melawan mantan klubnya itu, menyelesaikan umpan silang dari Alphonso Davies delapan menit setelah turun minum.

Di hampir sepanjang laga PSG tampil buruk tapi permainan mereka membaik jelang akhir pertandingan ketika Kylian Mbappe masuk dari bangku cadangan setelah sembuh dari cedera paha dan menjadi tambahan kecepatan dan arah bagi serangan klub asal Paris itu.

Mbappe dua kali mencetak gol yang dianulir karena offside. Upaya keduanya delapan menit jalang akhir dinyatakan tidak sah karena Nuno Mendes, yang merangsek dari sisi kiri, terjebak offside.

"Leg kedua akan dimainkan tiga pekan lagi jadi kami berharap lebih banyak pemain kembali dan lebih segar," kata Galtier, yang mendapati bek kanan Maroko Achraf Hakimi ditarik ke bangku cadangan pada babak kedua karena mengalami kesakitan.

"Kami tidak bisa memperkirakan berapa lama dia akan absen. Achraf menjalani Piala Dunia yang intens di mana di bermain sambil menahan sakit dan sudah berat ketika (kalah 1-3) atas Monako ketika dia tidak bisa bermain," kata Galtier.

"Kami mengambil risiko kali ini tapi dia mendapat masalah pada ototnya lebih awal.

"Sayangnya kami kebobolan ketika kami mempersiapkan Kylian. Kami memiliki dua atau tiga peluang dan sayangnya itu tidak cukup tapi setengah jam pada paruh kedua memberi kami harapan."

Leg kedua PSG vs Bayern akan dimainkan di Allianz Arena pada 8 Maret nanti.

Pewarta : Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor : Andriy Karantiti
Copyright © ANTARA 2024