Mendikbudristek minta para mahasiswa keluar dari zona nyaman
Selasa, 19 September 2023 7:03 WIB
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. ANTARA/HO-Humas Kemendikbud/pri.
Yogyakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim meminta para mahasiswa di Indonesia berani mengambil risiko dan keluar dari zona nyaman untuk meraih kesuksesan.
"Tidak ada kesuksesan tanpa keberanian mengambil risiko. Keluarlah dari zona nyaman, lakukan hal-hal sulit dan baru," ujar Nadiem di Kampus Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Senin.
Dalam Program Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru Unisa Yogyakarta Tahun Akademik 2023/2024, Nadiem berpesan agar para mahasiswa tidak sekadar sibuk belajar di kampus.
"Jangan cuma belajar di kampus saja namun terlibatlah dalam berbagai aktivitas yang mengasah kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial," kata dia.
Lebih dari itu, menurut Nadiem, mereka juga harus mampu mengidentifikasi minat dan bakatnya sesuai dengan hati nurani.
"Kesuksesan harus didefinisikan kalian masing-masing. Jangan pakai kriteria orang lain nanti sengsara," tutur Menteri itu di hadapan para mahasiswa.
Untuk bisa mengasah ilmu yang didapat di kampus selama masa perkuliahan, Nadiem mengajak mahasiswa masuk ke platform Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sehingga bisa langsung memilih program yang diminati atau mencoba pembelajaran di luar prodi untuk melengkapi keahlian sesuai cita-cita.
"Kamu juga bisa proaktif datang ke prodi di kampus mengajukan gagasan program MBKM mandiri sesuai dengan kondisi kampus," kata Mendikbudristek kepada para mahasiswa Unisa.
"Tidak ada kesuksesan tanpa keberanian mengambil risiko. Keluarlah dari zona nyaman, lakukan hal-hal sulit dan baru," ujar Nadiem di Kampus Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta, Senin.
Dalam Program Pengenalan Kampus bagi Mahasiswa Baru Unisa Yogyakarta Tahun Akademik 2023/2024, Nadiem berpesan agar para mahasiswa tidak sekadar sibuk belajar di kampus.
"Jangan cuma belajar di kampus saja namun terlibatlah dalam berbagai aktivitas yang mengasah kepemimpinan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial," kata dia.
Lebih dari itu, menurut Nadiem, mereka juga harus mampu mengidentifikasi minat dan bakatnya sesuai dengan hati nurani.
"Kesuksesan harus didefinisikan kalian masing-masing. Jangan pakai kriteria orang lain nanti sengsara," tutur Menteri itu di hadapan para mahasiswa.
Untuk bisa mengasah ilmu yang didapat di kampus selama masa perkuliahan, Nadiem mengajak mahasiswa masuk ke platform Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sehingga bisa langsung memilih program yang diminati atau mencoba pembelajaran di luar prodi untuk melengkapi keahlian sesuai cita-cita.
"Kamu juga bisa proaktif datang ke prodi di kampus mengajukan gagasan program MBKM mandiri sesuai dengan kondisi kampus," kata Mendikbudristek kepada para mahasiswa Unisa.
Pewarta : Luqman Hakim
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nadiem Makarim apresiasi gerak cepat aparat atasi kebakaran Museum Nasional
17 September 2023 7:00 WIB, 2023
Mendikbudristek targetkan program SMK PK cakup 30,5 persen siswa tahun 2023
31 March 2023 10:16 WIB, 2023
Mendikbudristek apresiasi Untan Pontianak jadi tuan rumah KKN Kebangsaan
19 May 2022 15:11 WIB, 2022
Mendikbudristek luncurkan Kurikulum Merdeka dan platform Merdeka Mengajar
11 February 2022 12:31 WIB, 2022
Terpopuler - Pendidikan & Iptek
Lihat Juga
Pemprov Sulteng segera bayarkan UKT 2.173 mahasiswa UIN Datokarama Palu penerima beasiswa
11 February 2026 12:48 WIB
DSLNG latih guru penggerak Banggai kuasai pembelajaran berbasis kecerdasan buatan
28 January 2026 10:55 WIB