Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi Sulawesi Tengah (Sulteng), terus mengupayakan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan menjadikan beberapa ruas jalan menjadi kawasan penggerak ekonomi baru di kabupaten itu.
 
"Pengusulan jalan tersebut diprioritaskan karena memiliki nilai strategis sebagai penggerak pengembangan kawasan ekonomi baru di Kabupaten Sigi," kata Bupati Sigi Mohamad Irwan Lapatta di Sigi, Jumat.
 
Dia menuturkan kedua ruas jalan itu diusulkan terkait peningkatan akses Jalan Ruas Bora - Pandere sepanjang 22,6 kilometer dan Ruas Jalan Gimpu-Peana-Kalamanta-Batas sepanjang 89 kilometer.
 
"Secara spesifik jalan tersebut merupakan prasarana yang menghubungkan antara pusat kegiatan pemerintahan daerah dengan kawasan sekitarnya seperti kawasan permukiman, kebun raya, pertanian dan perkebunan serta berpotensi sebagai pengembangan kawasan wisata alam," ucapnya.
 
Kata Irwan, selain peningkatan perekonomian juga sebagai salah satu jalur mitigasi ketika terjadi bencana alam di Kabupaten Sigi. 
 
"Ruas jalan tersebut dapat difungsikan sebagai jalur mitigasi bencana alam di wilayah kabupaten itu, sehingga hal itu bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam pengembangan dan peningkatan ruas jalan yang ada di Kabupaten Sigi," ujar Irwan. 
 
Dia berharap dengan usulan tersebut dapat memberikan pemenuhan hak dan kebutuhan masyarakat akan akses jalan yang baik dapat segera terealisasi.
 
"Pemerintah daerah minta dua hal yakni Jalan Bora-Pandere sepanjang 22,6 kilometer masuk menjadi Inpres Jalan Daerah dan Jalan poros Gimpu-Peana-Kalamanta-Batas agar diambil alih oleh pusat kemudian nanti menjadi jalan provinsi untuk transnya," tutur Irwan.
 
Berdasarkan data Pemkab Sigi, pembangunan infrastruktur Jalan Bora-Pandere sebagian berada dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu.
 
Ruas jalan Bora-Pandere terbentang panjang mencapai 22,6 Kilometer menghubungkan antara Desa Bora, Kecamatan Sigi Kota dengan Desa Pandere, Kecamatan Gumbasa.
 
Dari 22,6 kilometer, terdapat 4,62 kilometer masuk dalam kawasan lindung atau masuk dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu.

Pewarta : Moh Salam
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2024