Jayapura (ANTARA) - Personel Polair Polres Waropen mengevakuasi sembilan penumpang perahu yang mengalami kecelakaan hingga terbalik di sekitar perairan Saireri, pesisir Kampung Raiwuto.
Evakuasi dilakukan sesaat setelah mendapat laporan adanya perahu motor berpenumpang sembilan orang mengalami kecelakaan di sekitar perairan Seireri.
"Awalnya ada warga melaporkan terjadinya kecelakaan yang menimpa perahu motor berpenumpang sembilan orang saat melintas dari Kampung Mambai menuju Waropen, Selasa (13/1) sekitar pukul 08.15 WIT," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito di Jayapura, Rabu.
Dikatakan, dari laporan yang diterima terungkap insiden tersebut diketahui setelah seorang warga yang sedang melintas menggunakan speed boat dari Kampung Mambai menuju Waropen melihat kecelakaan tersebut.
Saksi saat berada di sekitar Tanjung 14 Laut Saireri, warga tersebut melihat sebuah speed boat terbalik akibat cuaca buruk yang disertai angin kencang dan gelombang tinggi.
Melihat insiden tersebut, kata Cahyo, saksi langsung menolong dan mengevakuasi sejumlah korban ke pinggir pantai dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pos Polair.
Sesaat setelah menerima laporan tersebut, personel Satuan Polairud Polres Waropen langsung menuju lokasi kejadian di pimpin Kasat Polair AKP Elton Jack Rumbiak dan mengevakuasi seluruh penumpang.
Dari laporan yang diterima terungkap bahwa korban dalam perjalanan dari Kampung Demba menuju Waropen, namun dalam perjalanan tiba-tiba gelombang tinggi menghantam perahu tersebut hingga terbalik.
Sembilan korban yang berhasil diselamatkan, yaitu Oto Eldrin Jitmau, Nufendi Tuan, Anita Erari, Aplena Gamai, Esau Yakup Jitmau, Abraham Jitmau, Petrus Pandori, Daniel Perkowe, dan Hanok Sikowai.
"Walaupun tidak ada korban jiwa, seluruh barang bawaan penumpang dan perahu motor tersebut dilaporkan tenggelam," kata Kombes Cahyo Sukarnito.