Poso, (Antaranews Sulteng) - Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri memberikan motivasi kepada mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Poso, Sulawesi Tengah, untuk mengenal revolusi industri 4.0 saat didaulat membawakan kuliah umum, Selasa.

Menaker tiba di Poso dalam kunjungan kerjanya meninjau fasilitas gedung UPT Lembaga Loka Latihan Kerja (LLK) di Wilayah Kelurahan Ranononcu, Kecamatan Poso Kota Selatan, yang didampingi Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu.

Dihadapan ratusan mahasiswa STAI, Menaker Hanif mengajak para generasi muda untuk mengenal lebih jauh dunia teknologi modern, agar kaum milenial atau generasi muda khususnya di Poso, beberapa tahun ke depan bisa memahami dan siap menuju revolusi indusri 4.0.

Kuliah umum itu mengusung tema, pengembangan ketenagakerjaan menuju revolusi industri four point zero (4.0).

"Mari kita menyongsong revolusi Industri 4.0. Empat tahun pemerintahan Jokowi-JK sudah banyak memberikan kontribusi terhadap bangsa Indonesia, termaksud pengurangan angka pengangguran, ketimpangan dan kemiskinan yang semakin hari semakin menurun," ungkap Menaker.

Baca juga: Menaker: pasar kerja internasional miliki potensi besar

Sementara itu, Bupati Poso Darmin Sigilipu mengatakan kehadiran Menteri Tenaga Kerja di Poso memiliki makna dan harapan besar untuk kemajuan daerah khususnya di bidang ketenagakerjaan.

Menurut bupati, meskipun di Poso, penyediaan lahan kerja dari segi perusahaan sangat terbatas, namun kedatangan menteri bisa menjadi motivasi untuk pemerintah daerah dan para kaum milenial.

"Hampir semua daerah mempunyai masalah yang berbeda, termasuk Poso, yang jumlah penduduknya tidak sebanding dengan lapangan kerja yang ada," jelas Bupati Darmin.

Dipenghujung pelaksanaan kuliah umum, Bupati Poso bersama Menteri ketenagakerjaan ikut menggelar konser musik amal, sebagai bentuk kepedulian terhadap korban gempa untuk wilayah Palu-Sigi dan Donggala.

Dari hasil konser kemanusiaan tersebut, pihak panitia yang dikelola langsung oleh mahasiswa STAI Poso, berhasil mengumpulkan dana untuk korban gempa sebanyak Rp50 juta.

Pewarta : Fauzi
Editor : Adha Nadjemudin
Copyright © ANTARA 2024