Sentra Gerabah Jadi Tujuan Studi Wisata
Jumat, 1 Februari 2013 12:25 WIB
(FOTO ANTARA/Anis Efizudin)
Borobudur (antarasulteng.com) - Sentra kerajinan gerabah secara turun temurun di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, menjadi tujuan studi wisata anak-anak berasal dari berbagai sekolah.
"Hampir setiap seminggu, ada rombongan pelajar khususnya di Magelang yang memanfaatkan sentra ini untuk studi wisata, ada juga rombongan pelajar dari kota-kota lainnya," kata Ketua Seksi Perajin Kelompok Sadar Wisata Desa Wisata Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Supoyo, di Borobudur, Jumat.
Ia mencontohkan selama Januari 2013, empat rombongan anak sekolah dengan jumlah total sekitar 400 anak, studi wisata di sentra gerabah di Dusun Klipoh, Desa Karanganyar, sekitar 3,5 kilometer selatan Candi Borobudur itu.
Pada awal Februari 2013, pihaknya telah menerima konfirmasi untuk kunjungan sekitar 50 anak berasal dari dua sekolah untuk studi wisata di tempat tersebut.
Program studi wisata di sentra gerabah Borobudur itu, kata dia, telah dibuka sejak 2007, sedangkan rintisannya mulai 2004.
"Yang sudah ke sini dari berbagai sekolah, seperti dari Purworejo, Semarang, bahkan yang dari SMA dan SMP di Surabaya malah menjadi agenda tahunan, juga dari anak-anak panti asuhan," katanya. (M029)
"Hampir setiap seminggu, ada rombongan pelajar khususnya di Magelang yang memanfaatkan sentra ini untuk studi wisata, ada juga rombongan pelajar dari kota-kota lainnya," kata Ketua Seksi Perajin Kelompok Sadar Wisata Desa Wisata Karanganyar, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Supoyo, di Borobudur, Jumat.
Ia mencontohkan selama Januari 2013, empat rombongan anak sekolah dengan jumlah total sekitar 400 anak, studi wisata di sentra gerabah di Dusun Klipoh, Desa Karanganyar, sekitar 3,5 kilometer selatan Candi Borobudur itu.
Pada awal Februari 2013, pihaknya telah menerima konfirmasi untuk kunjungan sekitar 50 anak berasal dari dua sekolah untuk studi wisata di tempat tersebut.
Program studi wisata di sentra gerabah Borobudur itu, kata dia, telah dibuka sejak 2007, sedangkan rintisannya mulai 2004.
"Yang sudah ke sini dari berbagai sekolah, seperti dari Purworejo, Semarang, bahkan yang dari SMA dan SMP di Surabaya malah menjadi agenda tahunan, juga dari anak-anak panti asuhan," katanya. (M029)
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Wisata & Budaya
Lihat Juga
Pepadi Apresiasi Wali Kota Bandarlampung lestarikan budaya Indonesia
23 February 2020 11:31 WIB, 2020
Potensi rugi akibat berkurangnya wisman China mencapai 2,8 miliar dolar
13 February 2020 17:24 WIB, 2020
Wapres dorong dunia pariwisata dapat berinovasi sikapi dampak corona
10 February 2020 16:03 WIB, 2020