Rian D'masiv akan iktikaf 10 hari di Masjid
Kamis, 16 Mei 2019 4:57 WIB
Grup musik D'Masiv saat ditemui usai manggung di Hotel Mercure, Jakarta, Rabu (15/5/2019). (ANTARA News/Sugiharto P)
Jakarta (ANTARA) - D'Masiv merupakan salah satu grup musik bergenre pop asal Jakarta yang memiliki jadwal manggung padat. Terkait hal itu, sang vokalis, Rian Ekky Pradipta, mengaku tetap meluangkan waktu selama sepuluh hari dalam setahun untuk melakukan iktikaf di masjid.
Rian menuturkan bahwa kegiatan iktikaf dapat membuatnya menemukan pencerahan dan keajaiban tentang makna ketuhanan dan kehidupan.
"Minimal minta waktu 10 hari untuk iktikaf di masjid, itu setiap tahun, minta ke manajemen," kata Rian saat ditemui usai manggung di Hotel Mercure, Jakarta, Rabu.
Itikaf merupakan berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah dan bermuhasabah atas perbuatan-perbuatan tempo lalu.
"Sepuluh hari itu handphone dimatikan, enggak mikirin dunia. Selesai iktikaf rasanya seperti manusia yang baru melihat dunia. Energi terkumpul lagi untuk menghadapi setahun ke depan," ujarnya.
Kegiatan iktikaf yang dilakukan rutin itu memberikan Rian banyak inspirasi dalam meramu nada dan meramaikan blantika musik Tanah Air.
"Jujur, tidak semua lagu D'Masiv itu ditujukan untuk cewek atau pasangan, tetapi ada juga tentang ketuhanan," ungkapnya.
Rian menjelaskan lagu berjudul "Aku Percaya Kamu" dalam album pertama mengungkapkan tentang rasa percaya yang tinggi terhadap Allah. Adapun lagu "Rindu 1/2 Hati" dalam album kedua berkisah tentang kerinduannya kepada Allah.
Lebih lanjut dia menambahkan dalam single terbaru D'Masiv yang bertajuk Doa yang rilis pada April 2019, juga mengandung pesan kepada pendengar untuk selalu bermunajat kepada Allah sebelum melakukan kegiatan apapun.
"Banyak lirik-lirik lagu (D'Masiv) yang sebenarnya universal, bisa ditujukan untuk siapapun, tapi yang tahu itu untuk siapa cuma Rian," ucapnya.
Rian menuturkan bahwa kegiatan iktikaf dapat membuatnya menemukan pencerahan dan keajaiban tentang makna ketuhanan dan kehidupan.
"Minimal minta waktu 10 hari untuk iktikaf di masjid, itu setiap tahun, minta ke manajemen," kata Rian saat ditemui usai manggung di Hotel Mercure, Jakarta, Rabu.
Itikaf merupakan berdiam diri di dalam masjid dalam rangka untuk mencari keridhaan Allah dan bermuhasabah atas perbuatan-perbuatan tempo lalu.
"Sepuluh hari itu handphone dimatikan, enggak mikirin dunia. Selesai iktikaf rasanya seperti manusia yang baru melihat dunia. Energi terkumpul lagi untuk menghadapi setahun ke depan," ujarnya.
Kegiatan iktikaf yang dilakukan rutin itu memberikan Rian banyak inspirasi dalam meramu nada dan meramaikan blantika musik Tanah Air.
"Jujur, tidak semua lagu D'Masiv itu ditujukan untuk cewek atau pasangan, tetapi ada juga tentang ketuhanan," ungkapnya.
Rian menjelaskan lagu berjudul "Aku Percaya Kamu" dalam album pertama mengungkapkan tentang rasa percaya yang tinggi terhadap Allah. Adapun lagu "Rindu 1/2 Hati" dalam album kedua berkisah tentang kerinduannya kepada Allah.
Lebih lanjut dia menambahkan dalam single terbaru D'Masiv yang bertajuk Doa yang rilis pada April 2019, juga mengandung pesan kepada pendengar untuk selalu bermunajat kepada Allah sebelum melakukan kegiatan apapun.
"Banyak lirik-lirik lagu (D'Masiv) yang sebenarnya universal, bisa ditujukan untuk siapapun, tapi yang tahu itu untuk siapa cuma Rian," ucapnya.
Pewarta : Peserta Susdape XIX/Sugiharto P
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Saudi larang tarawih, itikaf di Masjidil Haram dan Nabawi saat pandemi COVID-19
21 April 2020 10:28 WIB, 2020
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020