Monyet Gila Pembunuh Diburu Warga
Kamis, 17 Mei 2012 19:53 WIB
Ilustrasi. Monyet penghuni hutan lindung Murung Ujung di Pulau Weh, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Kamis 28 Maret 2012. (FOTO ANTARA/Fanny Octavianus/)
Amlapura - Warga sembilan dusun adat (banjar) di Desa Nongan, Kabupaten Karangasem, Bali, memburu monyet gila yang menyerang seorang warga hingga tewas, Senin (14/5).
"Ada 500 warga kami yang berasal dari sembilan banjar sampai sekarang masih memburu monyet gila itu," kata Kepala Desa Nongan, I Nengah Supartama, Kamis.
Menurut dia, perburuan difokuskan di pinggir Sungai Banke, Desa Nongan, Kecamatan Rendang. "Warga kami menelusuri jalan di pinggir sungai sepanjang dua kilometer," katanya.
Sebelum melakukan perburuan warga sembilan banjar itu bersembahyang bersama di Pura Dalem Men Sulasi dan Pura Taman Sari.
Supartama mengungkapkan bahwa warganya bernama Nyoman Gunung (52) tewas setelah diserang seekor monyet saat mandi di Sungai Banke bersama I Wayan Tawan (50).
Namun Wayan Tawan mengalami luka cukup parah pada bagian punggung dan perut sehingga harus mendapatkan 16 jahitan.
Sementara nyawa Nyoman Gunung tak tertolong lagi akibat luka parah pada bagian paha, perut, dan dada.
Warga Desa Nongan menduga monyet berbadan besar itu marah karena salah satu matanya buta akibat ditembak oleh pemburu binatang liar.
Meskipun jauh dari permukiman, tempat kejadian peristiwa tersebut bukan tempat penangkaran kera atau populasi binatang jenis primata itu. (KR-MDE)
"Ada 500 warga kami yang berasal dari sembilan banjar sampai sekarang masih memburu monyet gila itu," kata Kepala Desa Nongan, I Nengah Supartama, Kamis.
Menurut dia, perburuan difokuskan di pinggir Sungai Banke, Desa Nongan, Kecamatan Rendang. "Warga kami menelusuri jalan di pinggir sungai sepanjang dua kilometer," katanya.
Sebelum melakukan perburuan warga sembilan banjar itu bersembahyang bersama di Pura Dalem Men Sulasi dan Pura Taman Sari.
Supartama mengungkapkan bahwa warganya bernama Nyoman Gunung (52) tewas setelah diserang seekor monyet saat mandi di Sungai Banke bersama I Wayan Tawan (50).
Namun Wayan Tawan mengalami luka cukup parah pada bagian punggung dan perut sehingga harus mendapatkan 16 jahitan.
Sementara nyawa Nyoman Gunung tak tertolong lagi akibat luka parah pada bagian paha, perut, dan dada.
Warga Desa Nongan menduga monyet berbadan besar itu marah karena salah satu matanya buta akibat ditembak oleh pemburu binatang liar.
Meskipun jauh dari permukiman, tempat kejadian peristiwa tersebut bukan tempat penangkaran kera atau populasi binatang jenis primata itu. (KR-MDE)
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes imbau warga Kota Palu tidak panik terkait penyakit cacar monyet
21 September 2024 14:39 WIB, 2024
Kementerian Kesehatan sebut vaksin cacar monyet saat ini sangat terbatas dan mahal
14 November 2023 6:19 WIB, 2023
Terpopuler - Nasional
Lihat Juga
Kantor Berita ANTARA tetap dampingi keluarga Bagus Khoirunas meski pencarian usai
19 September 2026 8:16 WIB