Warga asing kepincut dengan Jakarnaval 2019
Minggu, 30 Juni 2019 21:21 WIB
Warga Belgia Floortje Clerix mengaku terpikat dengan warna-warni parade budaya Jakarnaval 2019 yang dimulai di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Minggu (30-6-2019). (Foto: Arindra Meodia)
Jakarta (ANTARA) - Warga Belgia Floortje Clerix mengaku terpikat dengan warna-warni parade budaya Jakarnaval 2019 yang digelar dalam rangka perayaan HUT Ke-492 DKI Jakarta itu.
"Saya sangat senang bisa melihat kostum, tarian, dan musik karena semuanya terlihat tradisional dari Indonesia," ujar Flo kepada ANTARA ditemui di depan Balai Kota DKI Jakarta, Minggu sore.
Ia melanjutkan, "Sangat berwarna dan menarik bisa melihat berbagai budaya yang berbeda dari Indonesia."
Reog Ponorogo menjadi penampil yang paling memikat hati Flo di gelaran Jakarnaval 2019.
"Seseorang dengan kepala seperti singa dan bulu. Sangat indah," ucap Flo mencoba menjelaskan tarian reog.
Flo mengatakan parade budaya seperti Jakarnaval tidak ada di negara asalnya. Namun, dia mengatakan, Belgia memiliki karnaval, yang digelar tahunan setiap Februari, di mana peserta parade melempar permen kepada warga yang menyaksikan.
Flo juga mengaku menyukai Jakarta karena memiliki banyak aktivitas untuk warganya, salah satunya Jakarnaval.
Selain itu, menurut dia, Jakarta juga memiliki banyak tempat untuk berkumpul bersama kawan-kawan.
Negatifnya, menurut Flo, Jakarta kota yang sangat berpolusi. Masyarakat sebaiknya didorong untuk menggunakan transportasi umum.
"Transjakarta dan MRT sangat bagus. Mungkin ada orang yang bilang tidak bagus karena mereka tidak pernah mencoba. Saya selalui pakai transportasi umum, sudah sangat nyaman, tinggal dikembangkan lagi," kata Flo.
Jakarnaval 2019 dilepas oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu pukul 15.50 WIB.
Parade tersebut tidak hanya menampilkan budaya Betawi, tetapi juga budaya lain di Indonesia, bahwa budaya asing, seperti Korea Selatan dan Maroko.
Selain atraksi budaya, Jakarnaval 2019 juga dimeriahkan dengan atraksi kendaraan milik berbagai dinas DKI, salah satunya alat berat eskavator, dan kendaraan yang didekor menyerupai MRT.
"Saya sangat senang bisa melihat kostum, tarian, dan musik karena semuanya terlihat tradisional dari Indonesia," ujar Flo kepada ANTARA ditemui di depan Balai Kota DKI Jakarta, Minggu sore.
Ia melanjutkan, "Sangat berwarna dan menarik bisa melihat berbagai budaya yang berbeda dari Indonesia."
Reog Ponorogo menjadi penampil yang paling memikat hati Flo di gelaran Jakarnaval 2019.
"Seseorang dengan kepala seperti singa dan bulu. Sangat indah," ucap Flo mencoba menjelaskan tarian reog.
Flo mengatakan parade budaya seperti Jakarnaval tidak ada di negara asalnya. Namun, dia mengatakan, Belgia memiliki karnaval, yang digelar tahunan setiap Februari, di mana peserta parade melempar permen kepada warga yang menyaksikan.
Flo juga mengaku menyukai Jakarta karena memiliki banyak aktivitas untuk warganya, salah satunya Jakarnaval.
Selain itu, menurut dia, Jakarta juga memiliki banyak tempat untuk berkumpul bersama kawan-kawan.
Negatifnya, menurut Flo, Jakarta kota yang sangat berpolusi. Masyarakat sebaiknya didorong untuk menggunakan transportasi umum.
"Transjakarta dan MRT sangat bagus. Mungkin ada orang yang bilang tidak bagus karena mereka tidak pernah mencoba. Saya selalui pakai transportasi umum, sudah sangat nyaman, tinggal dikembangkan lagi," kata Flo.
Jakarnaval 2019 dilepas oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di depan Balai Kota, Jakarta Pusat, Minggu pukul 15.50 WIB.
Parade tersebut tidak hanya menampilkan budaya Betawi, tetapi juga budaya lain di Indonesia, bahwa budaya asing, seperti Korea Selatan dan Maroko.
Selain atraksi budaya, Jakarnaval 2019 juga dimeriahkan dengan atraksi kendaraan milik berbagai dinas DKI, salah satunya alat berat eskavator, dan kendaraan yang didekor menyerupai MRT.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020