Timnas U-18 masukan materi tendangan penalti jelang semifinal
Kamis, 15 Agustus 2019 11:59 WIB
Pelatih Timnas U-18 Indonesia Fakhri Husaini (kanan) memperhatikan para pemain saat latihan di Lapangan Becamex Binh Duong, Vietnam, Rabu (7/8/2019). ANTARA FOTO/Yusran Uccang/ama. (ANTARA FOTO/YUSRAN UCCANG)
Binh Duong (ANTARA) - Menjelang pertandingan babak semifinal 17 Agustus, timnas sepak bola U-18 memasukkan materi tendangan penalti pada sesi latihan yang dilakukan di Lapangan Becamex Binh Duong, Kamis.
"Ini penting karena kami memperkirakan di semifinal tidak tertutup kemungkinan penentu kemenangan didapat dari eksekusi penalti," ujar pelatih timnas U-18 Fakhri Husaini usai sesi latihan di Binh Duong, Kamis.
Dengan kata lain skuad Garuda Nusantara akan kembali menjalani pertandingan berat menghadapi salah satu tim wakil Grup B sehingga akan ada peluang berakhir dengan skor imbang.
Selain menambahkan sesi berlatih tendangan penalti, pemain yang tidak ikut bertanding kemarin atau bermain di bawah 60 menit juga menjalani latih tanding antar anggota di lapangan tersebut.
Hal tersebut dilakukan untuk pengkondisian kesiapan fisik dan mental para pemain sebelum melakoni pertandingan di semifinal yang lebih sengit.
"Untuk menjaga aspek kebugaran mereka agar terpelihara terus. Kami sudah mencoba minimal melakukan persiapan yang lebih awal, secara mental ini bagus untuk eksekutor dan penjaga gawangnya," pungkas Fakhri.
Tim pelatih juga telah melakukan persiapan taktis untuk menyiapkan strategi dalam pertandingan semifinal usai melihat hasil laga dari calon lawan di Grup B.
Indonesia dan Myanmar menjadi wakil dari Grup A untuk maju ke semifinal, sementara dari Grup B masih menunggu hasil pertandingan hari ini untuk menentukan wakilnya untuk laga semifinal yang akan berlangsung di Stadion Binh Duong 17 Agustus 2019.
"Ini penting karena kami memperkirakan di semifinal tidak tertutup kemungkinan penentu kemenangan didapat dari eksekusi penalti," ujar pelatih timnas U-18 Fakhri Husaini usai sesi latihan di Binh Duong, Kamis.
Dengan kata lain skuad Garuda Nusantara akan kembali menjalani pertandingan berat menghadapi salah satu tim wakil Grup B sehingga akan ada peluang berakhir dengan skor imbang.
Selain menambahkan sesi berlatih tendangan penalti, pemain yang tidak ikut bertanding kemarin atau bermain di bawah 60 menit juga menjalani latih tanding antar anggota di lapangan tersebut.
Hal tersebut dilakukan untuk pengkondisian kesiapan fisik dan mental para pemain sebelum melakoni pertandingan di semifinal yang lebih sengit.
"Untuk menjaga aspek kebugaran mereka agar terpelihara terus. Kami sudah mencoba minimal melakukan persiapan yang lebih awal, secara mental ini bagus untuk eksekutor dan penjaga gawangnya," pungkas Fakhri.
Tim pelatih juga telah melakukan persiapan taktis untuk menyiapkan strategi dalam pertandingan semifinal usai melihat hasil laga dari calon lawan di Grup B.
Indonesia dan Myanmar menjadi wakil dari Grup A untuk maju ke semifinal, sementara dari Grup B masih menunggu hasil pertandingan hari ini untuk menentukan wakilnya untuk laga semifinal yang akan berlangsung di Stadion Binh Duong 17 Agustus 2019.
Pewarta : Roy Rosa Bachtiar
Editor : Sukardi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Fakhri minta PSSI berhenti memintanya untuk jadi asisten Shin Tae-Yong
09 January 2020 7:12 WIB, 2020
Indonesia lolos ke Piala Asia U-19 di Hari Pahlawan usai bermain imbang 1-1- lawan Korut
10 November 2019 22:14 WIB, 2019
Timnas U-19 diminta rayakan Hari Pahlawan dengan tampil habis-habisan hadapi Korsel
10 November 2019 11:46 WIB, 2019
Timnas U-19 Indonesia vs Korea Utara butuh dukungan suporter di SUGBK
09 November 2019 7:19 WIB, 2019
Fakhri Husaini nobatkan Muhammad Salman penampil terbaik kontra Timor Leste
07 November 2019 10:25 WIB, 2019
Timnas Indonesia cetak kemenangan ketiga berturut-turut di Piala AFF U-18
10 August 2019 21:29 WIB, 2019
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Pertamina dorong komunitas dan digitalisasi energi lewat Sultra Enduro Rally 2026
04 May 2026 21:31 WIB