Palu (ANTARA) - lKepolisian Polres Palu mengawal aksi demo damai ratusan warga di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah.
“Personel yang diturunkan untuk mengawal aksi ini sekitar 750, gabungan dari Sat Brimob dan dari Dalmas Polda sesuai dengan SOP untuk mengantisifasi hal-hal yang tidak diinginkan walau demo damai,” kata Kapolres Palu AKBP Mujianto, S.IK, di depan kantor DPRD Provinsi Sulteng, di Palu, Kamis.
Kapolres menjelaskan, aksi demo depan kantor DPRD Provinsi ini dilakukan oleh warga dari wilayah Kelurahan Tondo, dan Talise, Kota Palu, untuk menyampaikan beberapa tuntutan terkait dengan dugaan persoalan tanah di wilayah mereka.
“Aksi mereka ini dalam rangka menolak adanya perpanjangan HGB tanah di wilayah mereka ,” kata Kapolres.
Kapolres Palu katakan, sebelumnya kegiatan ini sudah mau dilakukan beberapa hari lalu, namun ditunda karena telah difasilitasi pertemuan warga dengan pihak terkait di Mapolres Palu.
Kapolres Palu juga menghimbau masyarakat apabila hendak melakukan aksi demo untuk melakukannya dengan tertib agar tidak menganggu kegiatan masyarakat yang lain.
“Himbauan kami unjuk rasa silahkan dilakukan, tetapi tentunya dilakukan dengan tertib agar tidak menganggu ketertiban masyarakat yang lain. Polisi tetap melakukan fasilitas untuk ketemu dengan siapa-siapa pihak terkait,” tandasnya.***