Mobil Hibrida Butuh Dukungan
Kamis, 23 Mei 2013 13:05 WIB
Mobil Hibrid di Jepang (reuters)
Nagoya (antarasulteng.com) - Managing Officer Toyota Motor Corporation Satoshi
Ogiso mengatakan bahwa dukungan luas dari pemerintah dan negara bagi
pengembangan mobil hibrida sangat penting dan faktor ini yang membuat
Toyota Motor Coportation terus mengembangkan mobil ramah lingkungan dan
hemat energi ini.
"Faktor negara sangat penting dalam memproduksi dan mengembagkan mobil hibrida. Itu yang kami rasakan di Toyota," kata Ogiso kepada puluhan wartawan dari lima negara Asia, termasuk Indonesia, di kantor pusat Toyota Motor di Toyota City, dekat Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang.
Insentif yang diberikan negara dan pemerintah Jepang, menurut Ogiso, adalah imbal balik dari kontribusi mobil hibrida dalam dua hal kunci, yaitu menekan ketergantungan kepada energi fosil dan peningkatan kualitas lingkungan.
Menurut Ogiso, awalnya mobil hibrida mendapat pembebasan pajak sebagai 'kendaraan generasi mendatang' sampai sekitar tahun 2005.
"Jepang memiliki insentif untuk kendaraan-kendaraan ramah lingkungan yang memang memberi sumbangan untuk fenomena (peningkatan kualitas lingkungan) ini," kata dia.
Ogiso menyambung, setelah populer, mobil hibrida ini diperlakukan sebagai kendaraan hemat energi sehingga menerima pembebasan pajak seperti terhadap kendaraan-kendaraan biasa.
"Faktor negara sangat penting dalam memproduksi dan mengembagkan mobil hibrida. Itu yang kami rasakan di Toyota," kata Ogiso kepada puluhan wartawan dari lima negara Asia, termasuk Indonesia, di kantor pusat Toyota Motor di Toyota City, dekat Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang.
Insentif yang diberikan negara dan pemerintah Jepang, menurut Ogiso, adalah imbal balik dari kontribusi mobil hibrida dalam dua hal kunci, yaitu menekan ketergantungan kepada energi fosil dan peningkatan kualitas lingkungan.
Menurut Ogiso, awalnya mobil hibrida mendapat pembebasan pajak sebagai 'kendaraan generasi mendatang' sampai sekitar tahun 2005.
"Jepang memiliki insentif untuk kendaraan-kendaraan ramah lingkungan yang memang memberi sumbangan untuk fenomena (peningkatan kualitas lingkungan) ini," kata dia.
Ogiso menyambung, setelah populer, mobil hibrida ini diperlakukan sebagai kendaraan hemat energi sehingga menerima pembebasan pajak seperti terhadap kendaraan-kendaraan biasa.
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Korban penipuan jual beli mobil di Palu keluhkan lambannya penanganan polisi
18 December 2025 9:18 WIB
Presiden Prabowo targetkan Indonesia produksi mobil nasional dalam tiga tahun
20 October 2025 18:28 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Iptek
Lihat Juga
Pemprov Sulteng segera bayarkan UKT 2.173 mahasiswa UIN Datokarama Palu penerima beasiswa
11 February 2026 12:48 WIB
DSLNG latih guru penggerak Banggai kuasai pembelajaran berbasis kecerdasan buatan
28 January 2026 10:55 WIB