Tiga Wanita Dipenjara Karena Pamer Dada
Jumat, 14 Juni 2013 16:35 WIB
(ANTARA)
Moskow (antarasulteng.com) - Pengadilan di Tunisia memenjarakan tiga aktivis perempuan Eropa
dari kelompok Femen, karena berunjuk rasa dengan bertelanjang dada pada
bulan lalu, demikian laporan media setempat.
Dua warga Prancis dan seorang warga Jerman itu dijatuhi hukuman penjara empat bulan pada Rabu karena menjadikan kementerian kehakiman Tunisia sebagai sasaran unjuk rasanya pada 29 Mei, kata tunisia-live.net.
Josephine Pauline dan Marguerite ditangkap setelah menggelar protes topless untuk mendukung aktivis Femen lain, Amina, yang telah ditangkap karena protes anti-Islam di Tunisia pada 19 Mei.
Pegiat Femen itu dituduh menyinggung kesusilaan masyarakat dan mengancam ketertiban umum.
Dua warga Prancis dan seorang warga Jerman itu dijatuhi hukuman penjara empat bulan pada Rabu karena menjadikan kementerian kehakiman Tunisia sebagai sasaran unjuk rasanya pada 29 Mei, kata tunisia-live.net.
Josephine Pauline dan Marguerite ditangkap setelah menggelar protes topless untuk mendukung aktivis Femen lain, Amina, yang telah ditangkap karena protes anti-Islam di Tunisia pada 19 Mei.
Pegiat Femen itu dituduh menyinggung kesusilaan masyarakat dan mengancam ketertiban umum.
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Penyintas kanker payudara harus bisa berdamai dengan penyakit yang dideritanya
25 October 2025 17:14 WIB
Tingkatkan kualitas kesehatan masyarakat, DSLNG gelar sosialisasi deteksi dini kanker rahim dan payudara
19 July 2024 19:42 WIB, 2024
Dokter Spesialis: Kematian akibat kanker karena minim kesadaran untuk periksa
02 March 2024 10:28 WIB, 2024
Harapan hidup pasien kanker lebih besar bila terdeteksi secara dini
07 February 2023 16:10 WIB, 2023
Teknologi rekonstruksi payudara untuk pasien kanker payudara terbaru dianggap minim kelemahan
05 February 2023 12:11 WIB, 2023