Logo Header Antaranews Sulteng

Media: Lebih dari 1200 penerbangan AS dibatalkan akibat badai

Senin, 2 Februari 2026 09:35 WIB
Image Print
Sejumlah kru melakukan pencairan es yang menyelimuti sebuah pesawat di Bandara Internasional Nashville, Tennessee, Amerika Serikat, Sabtu (24/1/2026). Badai musim dingin dahsyat di AS mengakibatkan putusnya aliran listrik ke lebih dari 100.000 pelanggan utilitas hingga ke Texas di bagian barat, dan mengancam akan melumpuhkan negara-negara bagian timur dengan hujan salju lebat, membuat lebih dari 4.000 penerbangan dibatalkan pada hari Sabtu dan membuat kepanikan beli warga sehingga stok makanan di pusat perbelanjaan menipis. ANTARA FOTO/USA Today Network via Reuters/Andrew Nelles/bar

Hamilton, Kanada (ANTARA) - Kondisi musim dingin yang parah mengganggu sistem transportasi dan energi di seluruh AS, menyebabkan lebih dari 1.200 penerbangan dibatalkan dan puluhan ribu orang kehilangan aliran listrik di beberapa negara bagian, menurut laporan Bloomberg, Minggu (1/2).

Badai tersebut membawa hujan salju yang signifikan di sejumlah negara bagian, dengan beberapa wilayah Carolina Utara mencatat banyak tumpukan salju dengan tinggi sekitar 10-99 cm baik di pedalaman maupun di sepanjang pantai.

Menurut Badan Layanan Cuaca Nasional, hujan salju diperkirakan akan mereda pada siang hari Minggu karena kondisi di wilayah tersebut secara bertahap berangsur membaik.

Meskipun sistem cuaca diperkirakan akan menguat di atas Atlantik, para peramal cuaca mengatakan dampak paling parah akan tetap berada di lepas pantai.

Gelombang cuaca musim dingin baru-baru ini telah memberi tekanan pada jaringan listrik AS, khususnya di Carolina.

Sebuah perusahaan listrik dan gas alam Amerika di Carolina Utara, Duke Energy, meminta pelanggan untuk membatasi penggunaan listrik selama jam-jam puncak pagi hari pada Senin dalam upaya untuk mencegah pemadaman sementara.

Laporan Bloomberg juga mencatat bahwa pemadaman listrik terus berlanjut di beberapa bagian Selatan, di mana kerusakan akibat es dari badai sebelumnya merobohkan saluran transmisi.

Menurut data pemantauan pemadaman listrik, hampir 178 ribu rumah dan bisnis masih tanpa listrik di beberapa negara bagian.

Gangguan perjalanan udara terus berlanjut di seluruh negeri, dengan Bandara Internasional Charlotte Douglas melaporkan jumlah pembatalan penerbangan tertinggi.

Sumber: Anadolu



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026