Logo Header Antaranews Sulteng

Lima Orang Cedera Dalam Ledakan Bom Libya

Sabtu, 3 Agustus 2013 09:05 WIB
Image Print
Ilustrasi (REUTERS)

Benghazi,(Antarasulteng.com) - Lima orang cedera dalam ledakan bom di sebuah kantor polisi di kota Benghazi, Libya timur, Jumat, kata seorang pejabat keamanan.

Sebuah tas yang berisi bom dilempar dari mobil di daerah perempatan pusat Sidi Hussein, menghantam sebuah bangunan pasukan kepolisian yang ditugasi menjaga instalasi listrik, kata juru bicara keamanan Benghazi, Mohammed al-Hijazy.

Hijazy mengatakan, serangan itu bukan yang pertama kali dilakukan pada bangunan itu, yang rusak parah akibat ledakan tersebut.

Pemboman itu merupakan yang terakhir dari rangkaian kekerasan yang terjadi di Benghazi sejak runtuhnya pemerintah Muamar Gaddafi dua tahun lalu.

Tiga ledakan keras mengguncang kota itu pada 28 Juli dan tampaknya merupakan serangan yang ditujukan pada lembaga-lembaga peradilan.

Pada 26 Juli, orang-orang bersenjata membunuh seorang pengacara yang juga aktivis politik terkenal Libya di kota itu.

Pengacara Abdelsalam al-Mosmary dibunuh setelah ia meninggalkan sebuah masjid menuju rumahnya. (Antara/Reuters)

Penerjemah:M. Suratmadi



Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2026