Logo Header Antaranews Sulteng

Pkb Bertekad Wujudkan Anggaran Prorakyat

Senin, 12 Agustus 2013 11:16 WIB
Image Print
Ketua DPW PKB Sulteng Zainal Daud (kiri) memberikan pengarahan pada penandatangan Pakta Integritas caleg DPRD Sulawesi Tengah dari PKB di Palu, Minggu. (Foto : Adha Nadjemuddin)
"Kalau kita cukup satu fraksi. Maka perjuangan politik kita bisa maksimal. Kita akan gunakan seluruh kekuatan partai untuk kepentingan masyarakat khususnya dalam pengawasan dan penganggaran,"

Palu (antarasulteng.com) - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palu bertekad mengawal anggaran pendapatan dan belanja daerah agar konsisten mendukung kepentingan rakyat jika partai itu memiliki perwakilan di DPRD setempat pada Pemilu 2014.

"Kami sudah bertekad PKB akan berjuang mati-matian agar APBD kita benar-benar difungsikan untuk rakyat. Itu sudah menjadi garis perjuangan partai," kata Ketua DPC PKB Kota Palu Alimuddin Ali Bau di Palu, Senin.

Dia mengatakan PKB sebagai partai yang lahir dari rahim para kiyai Nahdlatul Ulama (NU) harus mewariskan perjuangan para kiyai untuk kepentingan umat salah satunya harus diwujudkan lewat perjuangan politik anggaran di legislatif.

Alimuddin mengatakan masih banyak masyarakat di Kota Palu khususnya warga NU yang susah menyekolahkan anaknya karena lembaga pendidikan saat ini cenderung komersial dibanding sebagai pelayan publik di bidang pendidikan.

"Maka kita harus mendorong APBD agar serius membiayai masalah pendidikan," katanya.

Dia mengatakan dirinya selalu menerima keluhan orang tua siswa terutama musim penerimaan siswa baru yang tidak henti-hentinya menekan tingginya pungutan masuk sekolah.

"Kenapa banyak pungutan karena biaya pendidikan kita tidak maksimal. Kita juga tidak bisa salahkan sekolah karena mereka juga mengeluh anggaran yang minim," katanya.

Alimuddin mengatakan PKB sudah menginventarisasi sejumlah masalah pembangunan di Kota Palu sehingga PKB juga sudah memiliki solusinya dan itu menjadi perjuangan politik PKB di legislatif nanti.

Dia mengatakan fungsi-fungsi DPRD dalam hal pengawasan, penganggaran dan legislasi harus dimaksimalkan sehingga PKB harus bisa meraih target yakni satu fraksi.

"Kalau kita cukup satu fraksi. Maka perjuangan politik kita bisa maksimal. Kita akan gunakan seluruh kekuatan partai untuk kepentingan masyarakat khususnya dalam pengawasan dan penganggaran," katanya.

Alimuddin mengatakan PKB dalam kampanye politiknya kebih memilih pendekatan dialogis dibanding kampanye pengarahan massa.

Dia mengatakan dirinya yakin PKB bisa meraih kursi sejalan dengan hasil survei LIPI dimana PKB secara nasional berada di urutan lima besar.

"Apalagi hari ini PKB dari pusat sampai daerah sudah solid. Kalau dulu PKB identik dengan konflik sekarang sudah terbangun kesadaran bersama untuk sama-sama membesarkan PKB," katanya. ***



Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026