Logo Header Antaranews Sulteng

Banjir Di Kota Palu Surut

Jumat, 17 Januari 2014 09:13 WIB
Image Print
Warga melintasi banjir dengan menggunakan perahu karet saat terjadinya hujan lebat di Palu Barat, Sulawesi Tengah, Kamis (16/1). Hujan lebat yang melanda Kota Palu mengakibatkan sejumlah wilayah dan rumah warga di Kota Palu terendam banjir dengan ketinggian rata - rata setinggi lutut orang dewasa. A
...berharap hujan tidak turun karena warga sedang fokus membersihkan rumah dan jalanan dari sisa-sisa banjir. "Kalau hujan lagi, percuma kita bersih-bersih.

Palu, (antarasulteng.com) - Banjir di Kota Palu yang terjadi pada Kamis sore (16/1) telah surut pada Jumat pagi, dan menyisakan lumpur dan kotoran di sejumlah jalanan yang sebelumnya terendam banjir.

Sejumlah wilayah yang sebelumnya dilanda di Kota Palu berada di Kecamatan Palu Barat, Kecamatan Ulujadi dan Kecamatan Tatanga.

Banjir terjadi akibat hujan selama 10 jam pada Kamis (15/1) sehingga menyebabkan air sungai meluap dan menggenangi rumah-rumah warga hingga ketinggian sekitar 40 cm.

Sejumlah warga korban banjir membersihkan rumahnya serta jalanan yang tertimbun lumpur atau material banjir lainnya.

Derasnya air sungai juga merobohkan dinding pelindung sungai yang terbuat dari tumpukan batu di Kelurahan Nunu. Dinding sepanjang sekitar 20 meter itu roboh dan hanyut dihantam derasnya air sungai, serta membuat tanah di sekitarnya terkikis.

Sri, warga Palu Barat, berharap hujan tidak turun karena warga sedang fokus membersihkan rumah dan jalanan dari sisa-sisa banjir. "Kalau hujan lagi, percuma kita bersih-bersih," katanya.

Dia mengatakan, meski langit Kota Palu cerah, hal itu belum menjamin hujan akan turun.

Hujan beberapa jam di Kota Palu juga menyebabkan sebuah pohon tumbang di sisi Jalan Soekarno-Hatta yang sempat mengganggu arus lalu lintas. Banjir di Kota Palu sendiri tidak menimbulkan korban jiwa.

Hujan yang terjadi pada Kamis (16/1) itu juga mengguyur hampir merata di Provinsi Sulawesi Tengah.

Sejumlah daerah dilaporkan terjadi banjir hingga setinggi satu meter yakni Kabupaten Donggala, Kabupaten Sigi, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kabupaten Tolitoli. (skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026