
Enam Anak Tewas Dibom

Peshawar (antarasulteng.com) - Enam anak tewas dan satu orang cedera dalam ledakan granat yang mereka mainkan di Pakistan baratlaut, Minggu, kata sejumlah pejabat.
Anak-anak yang berusia antara tujuh dan 12 tahun itu sedang bermain-main di dekat rumah mereka di kota Hangu ketika granat itu meledak, kata kepala kepolisian setempat Iftikhar Ahmed kepada AFP.
"Lima anak laki-laki dan satu anak perempuan tewas dalam ledakan itu. Seorang anak lain cedera," katanya.
Syed Ahmed Jan, seorang pejabat senior pemerintah daerah, mengatakan, "Anak-anak itu bermain-main dengan sebuah granat tangan yang mereka temukan di lapangan berdekatan."
Seorang polisi lain mengatakan, anak-anak itu berasal dari keluarga sama yang pindah dari daerah suku Orakzai dimana militer memerangi Taliban.
Pakistan dilanda serangan-serangan bom bunuh diri dan penembakan yang menewaskan lebih dari 5.200 orang sejak pasukan pemerintah menyerbu sebuah masjid yang menjadi tempat persembunyian militan di Islamabad pada Juli 2007.
Kekerasan sektarian meningkat sejak gerilyawan Sunni memperdalam hubungan dengan militan Al Qaida dan Taliban setelah Pakistan bergabung dalam operasi pimpinan AS untuk menumpas militansi setelah serangan-serangan 11 September 2001 di AS.
Pakistan juga mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah baratlaut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afghanistan.
Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al Qaida di kawasan suku baratlaut, dimana militan bersembunyi di daerah pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
