Logo Header Antaranews Sulteng

Menlu AS pertimbangkan blokir TikTok

Rabu, 8 Juli 2020 08:59 WIB
Image Print
ILUSTRASI: Tampilan awal aplikasi TikTok. ANTARA/Shutterstock/am.
Saya tidak ingin mendahului Presiden (Donald Trump), tapi ini sesuatu yang sedang kami perhatikan

Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo mempertimbangkan untuk memblokir aplikasi media sosial buatan China, termasuk TikTok.

"Saya tidak ingin mendahului Presiden (Donald Trump), tapi ini sesuatu yang sedang kami perhatikan," kata Pompeo dalam siaran di Fox News, dikutip dari Reuters, Selasa.

AS khawatir mengenai cara TikTok mengelola data pengguna, menurut mereka, peraturan di China meminta perusahaan untuk "mendukung dan bekerja sama dengan intelijen yang diatur oleh Partai Komunis China".

Mereka khawatir data pengguna akan dibagikan ke pemerintah China.

TikTok kepada Reuters mengatakan tidak pernah memberikan data pengguna ke China.

"Kami tidak punya prioritas selain mempromosikan pengalaman menggunakan aplikasi yang aman bagi pengguna kami. Kami tidak pernah memberikan data ke pemerintah China, juga tidak akan melakukannya meski pun diminta," kata TikTok.

India baru saja melarang TikTok, juga 58 aplikasi lain buatan China, setelah konflik di perbatasan India dan China.

TikTok dalam waktu dekat juga akan keluar dari Hong Kong, setelah China memperbarui undang-undang keamanan.



Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026