
Gubernur Yakin Sulteng Aman Selama Pilpres

"Siapapun presidennya adalah pilihan rakyat," katanya.
Palu (antarasulteng.com) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola merasa yakin proses pencoblosan hingga penghitungan suara Pilpres 2014 di wilayahnya akan berlangsung aman dan lancar.
"Dari pantauan dan informasi semalam, saya yakin hari ini pencoblosan aman," kata Longki Djanggola usai mencoblos di TPS 04, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Rabu.
Dia mengimbau masyarakat tak mudah terprovokasi terkait adanya isu yang menyebutkan Sulawesi Tengah akan kacau saat pencoblosan.
Pemerintah Sulawesi Tengah sendiri juga sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan dan instansi terkait saat Pilpres 2014.
Longki Djanggola sendiri adalah Ketua Tim Koalisi Merah Putih Pemenangan Prabowo-Hatta Sulawesi Tengah.
Ketua DPD Partai Gerindra Sulawesi Tengah ini didampingi istri dan anaknya saat mencoblos di Tempat Pemungutan Suara yang berada sekitar 400 meter dari rumahnya.
Longki juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan hak suaranya saat pemungutan tanpa dipengaruhi pihak manapun.
"Siapapun presidennya adalah pilihan rakyat," katanya.
Sementara itu Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah fokus pengamanan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 9 Juli 2014 di Kabupaten Poso dan Kota Palu mengingat daerah tersebut termasuk rawan.
"Kita sudah siapkan pasukan pengamanan di daerah itu untuk antisipasi segala hal yang terjadi," kata Kepala Polda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto di Palu, Selasa.
Dia tidak menyebutkan secara rinci jumlah pasukan yang diterjunkan di Kabupaten Poso dan Kota Palu.
"Ada pasukan Brimob di situ. Kita tidak sebutkan jumlahnya lah," katanya.
Di daerah tertentu di Kabupaten Poso hingga saat ini masih tergolong tempat rawan terjadinya aksi terorisme.
Beberapa waktu sebelumnya, ada warga ditembak orang misterius di Kabupaten Poso. Kemudian, Markas Polsek Poso Pesisir Utara diberondong oleh kelompok bersenjata namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Sedangkan di Kota Palu termasuk daerah rawan perkelahian antarwarga.
"Jangan sampai berbagai peristiwa itu membuat warga takut mencoblos," ujar Ari Dono.
Polda Sulawesi Tengah sendiri menyiapkan 8.395 personel untuk mengamankan seluruh tahapan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI 2014.(R026)
Pewarta : Riski Maruto
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
