
BMKG: Cuaca Januari Di Sulteng Ekstrim

Curah hujan di seluruh wilayah Sulteng selama Januari ini meningkat sehingga perlu mendapat perhatian masyarakat
Palu, (antarasulteng.com) - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan kondisi cuaca ekstrim terjadi di Sulawesi Tengah selama Januari 2015.
"Curah hujan di seluruh wilayah Sulteng selama Januari ini meningkat sehingga perlu mendapat perhatian masyarakat," kata Kepala Stasiun Meteorologi Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Kisron di Palu, Senin.
Foto satelit menunjukkan adanya kumpulan awan tebal diseluruh wilayah yang berpotensi besar terjadi hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang dan petir.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana tanah longsor dan banjir.
Apalagi di Sulteng banyak terdapat sungai dan banyak daerah yang kondisi tanahnya labil sehingga mudah longsor di musim hujan.
Kisron menambahkan gelombang laut dalam beberapa hari kedepan diwilayah Sulteng cukup besar sehingga perlu diwaspadai para nelayan.
"Kalau perlu, tidak usah melaut karena resiko cukup besar bagi keselamatan jiwa," kata Kisron.
Sejumlah nelayan di Kabupaten Poso dan Morowali Utara membenarkan cuaca beberapa hari yang cukup ekstrim.
Selain curah hujan tinggi, para nelayan menyebut adanya gelombang tinggi hingga dua meter.
"Kami enggan melaut karena ombak besar," kata Baharuddin, seorang nelayan di Kolonodale, Kabupaten Morowali Utara.
Seorang nelayan di Desa Tambarana, Kabupaten Poso Pesisir Utara, Yusuf mengatakan untuk sementara ini banyak nelayan memilih untuk tidak beraktivitas.
"Saya sendiri sudah dua pekan ini tidak melaut karena cuaca buruk," katanya.
Kedua nelayan itu mengatakan baru akan kembali menangkap ikan jika kondisi cuaca kembali normal.(skd)
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026
