Logo Header Antaranews Sulteng

Dinas: Sulteng Tidak Program Cetak Sawah Baru

Senin, 2 Februari 2015 11:32 WIB
Image Print
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Ismar Patrizki)

Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Dinas Pertanian Sulawesi Tengah Trie Iriany Lamakampali mengatakan bahwa pada tahun 2015 tidak ada program pencetakan sawah baru di daerah itu.

"Khusus untuk anggaran APBN, Sulteng tidak dapat alokasi dana pencetakan sawah baru," katanya di Palu, Senin.

Ia mengatakan pada tiga tahun sebelumnya, setiap tahun Sulteng menerima jatah pencetakan sawah baru dari APBN.

Misalkan pada tahun 2014, program pencetakan sawah baru di provinsi ini sebanyak 1.733 hektare dilaksanakan di dua kabupaten.

Dua kabupaten tersebut, adalah Morowali dengan luas areal pencetakan sawah baru 433 haktare dan Poso 800 hektare.

"Tapi dalam APBN 2015 ini, Sulteng nihil pencetakan sawah baru," katanya.

Tetapi untuk APBD Kabupaten dan Kota, kata Trie, kemungkinan ada anggaran yang dialokasikan untuk program pencetakan sawah baru, karena yang mempunyai lahan adalah kabupaten dan kota.

"Saya berharap ada program pencetakan sawah baru di kabupaten-kabupaten karena hal itu sangat mendukung program kedaulatan pangan," katanya.

Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian menargetkan Indonesia bisa mencapai kedaulatan pangan pada 2017.

"Jadi selama tiga tahun ke depan ini, pemerintah pusat sampai daerah berupaya mengenjot produksi petani agar pada 2017, Indonesia sudah mencapai swasembada pangan," ujar Trie.

Sejumlah faktor yang menetukan peningkatan produksi petani antara lain ketersediaan infranstruktur (irigasi dan jalan) yang memadai, benih unggul, pupuk dan obat-obat pertanian.

Semua itu, kata dia, saling terkait dan tidak bisa dipisahkan. Apa gunanya irigasi lancar, kalau benih dan sarana produksi tidak memadai.

Sangat mustahil produksi meningkat tanpa adanya irigasi, ketersediaan pupuk, benih dan obat-obatan pertanian yang memadai, tegasnya. (skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026