Logo Header Antaranews Sulteng

TN Lore Lindu Targetkan Kunjungan 5.000 Wisatawan

Minggu, 1 Maret 2015 17:55 WIB
Image Print
Penginapan di Danau Lindu Sejumlah tempat penginapan di sekitar Danau Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Wisatawan cukup merogoh kocek Rp250 ribu per malam untuk menyewanya, dan dapat menikmati pemandangan Danau Lindu. (FOTO ANTARASulteng/Andri Gultom/13) ()

Palu, (antarasulteng.com) - Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) di Sulawesi Tengah menargetkan kunjungan wisatawan dalam dan luar negeri ke obyek wisata Danau Tambing sebanyak 5.000 orang selama 2015.

Kepala Bidang Teknis Konservasi TNLL Ahmad Yani di lokasi obyek wisata Danau Tambing, Minggu, mengatakan target kunjungan wisatawan sebanyak itu setelah melihat realisasi kunjungan dari tahun ke tahun yang terus meningkat.

Ia mencontohkan pada 2013 wisatawan yang datang ke obyek wisata tersebut baru berkisar 1.000 orang namun pada 2014 melojak tajam menjadi 3.300 orang.

Menurut dia, pencapaian kunjungan wisatawan sebanyak itu merupakan hal yang luar biasa sehingga perlu terus mendapat perhatian pemerintah daerah dan juga pihak Balai Besar TNLL selaku pengelolah kawasan konservasi dan obyek wisata yang ada di dalamnya.

Wisatawan mancanegara yang mengungjungi Danau Tambing terbanyak berasal dari Belanda, Inggris dan Amerika.

Kawasan obyek wisata Danau Tambing terletak di Dataran Tinggi Napu, Kabupaten Poso.

Dari Kota Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng, pengunjung bisa naik sepeda motor atau kendaraan umum dengan waktu tempuh paling lama dua jam.

Jarak dari Palu hanya sekitar 95 km dengan jalan yang sudah memadai. Danau Tambing berada pada ketinggian sekitar 1.500 meter dari permukaan laut.

Dari beberapa obyek wisata yang ada di kawasan TNLL, Danau Tambing merupakan obyek wisata yang mudah dikunjungi karena letaknya hanya sekitar 50 meter dari poros jalan provinsi Palu-Napu.

Di lokasi itu, para pengunjungi bisa menikmati keindahan danau, juga memancing ikan mas, mujair dan sogili alias sifat.

Daya tarik yang paling menonjol sehingga banyak wisatawan mengunjungi obyek wisata tersebut adalah "surga" burung.

Tercatat ada kurang lebih 263 jenis burung dan 30 persen di antaranya satwa endemik TNLL. (skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026