Logo Header Antaranews Sulteng

WNI Di Inggris-Pun Bangga Mudik Dengan Garuda

Jumat, 10 Juli 2015 08:07 WIB
Image Print
Garuda (ANTARA)
Dari dulu dia mengaku juga selalu naik Garuda. "Dari waktu anak anak masih kecil

Mudik Lebaran ke kampung halaman bukan monopoli masyarakat di Indonesia tetapi juga warga negara (WNI) yang menetap di Kerajaan Inggris itu yang juga ingin merayakan hari kemenangan bersama keluarga di Tanah Air.

Ny Tati bersama sang suami Ronny yang menetap di Inggris sejak tahun 1985, mudik ke Yogyakarta dengan mengunakan penerbangan Garuda yang sejak September lalu kembali melayani rute London-Jakarta melalui Amsterdam.

"Sejak Garuda terbang kembali ke Inggris tahun lalu kami selalu naik penerbangan itu," ujar Tati kepada Antara London, Kamis (9/7), sebelum memulai perjalanan "mudik panjang" ke kampung halaman.

Ada rasa kebanggaan terpancar dalam diri Ny Tati yang mengunakan penerbangan Garuda. "Tahun ini kami kembali mudik Lebaran dengan naik Garuda meskipun harga tiketnya sedikit lebih mahal dibandingkan penerbangan lainnya," ujarnya.

Diakui pelayanan yang diberikan maskapai penerbangan Garuda sangat bagus dan juga nyaman serta pastinya bangga bisa mengunakan maskapai penerbangan milik bangsa sendiri. "Siapa lagi kalau bukan kita orang Indonesia yang memromosikan?" ucapnya dalam nada tanya.

Dari dulu dia mengaku juga selalu naik Garuda. "Dari waktu anak anak masih kecil," ujar Ny Tati yang selalu mempromosikan Garuda kepada rekan-rekannya meskipun harus merogoh kocek lebih dari 700 pound untuk penerbangan London - Yogjakarta PP.

Kebanggan mengunakan maskapai penerbangan plat merah juga disampaikan dosen di Universitas Sriwijaya Palembang, Ratu Ilma yang mengunakan penerbangan Garuda dari London ke Amsterdam bersama suami dan dua anak mereka yang tengah berlibur di London.

"Saya ada tugas di Amsterdam dalam rangka kerja sama riset dengan Universitas Uthreah," ujar ibu dua anak yang berangkat dewasa itu.

Dia mengaku senang dengan pelayanan Garuda apalagi dirinya memiliki Kartu Platinum. "Artinya kami bersama keluarga bisa mendapatkan pelayanan khusus," ujar dosen matematika di Universitas Sriwijaya Palembang yang selalu mengunakan penerbangan Garuda bila tugas ke Eropa.

Pelayanan Eksekutif-nya, ujar Ny Ratu Ilma yang membeli tiket Garuda sejak setahun lalu itu, dinilai juga enak meskipun belum dicobanya.

Mudik lebaran juga dilakukan mahasiswa Indonesia yang tengah menuntut ilmu di Inggris seperty Landry yang belajar di Oxford bersama rekannya yang juga mudik Lebaran ini mengunakan penerbangan Garuda.

Kepala Perwakilan Garuda di London, Jubi Prasetyo kepada Antara London, Kamis mengatakan, pihaknya berupaya memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada para pelanggan, sayangnya kurang mendapat dukungan dari masyarakat khususnya di Inggris.

Diharapkan masyarakat dan para pelajar dapat menjelaskan kepada warga Indonesia (WNI) yang berada di United Kingdom agar selalu mendukung Garuda Indonesia karena harga tiket dan pelayanan yang diberikan melebihi maskapai lainnya dan yang terpenting adalah mendukung Bangsa Indonesia.

"Saya prihatin dengan orang Indonesia di UK yang masih ada yang tidak mau naik Garuda," ujarnya seraya menambahkan, pejabat pemerintah sekalipun masih ada yang tidak suka mengunakan penerbangan Garuda.

Imbauan dari pemerintah untuk memilih menggunakan penerbangan Garuda sebenarnya sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu, demikian Jubi Prasetyo. (skd)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026