
Palu Tak Miliki Sumber Pangan

Palu tidak memiliki ketersediaan lahan untuk menanam padi, kedelai, jagung, rica, tomat, dan lainnya menyangkut pangan
Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Dinas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan Kota Palu, Muchlis Abd Umar, mengakui Kota Palu, Sulawesi Tengah, tidak memiliki sumber pangan, untuk menunjang ketersediaan pangan daerah tersebut.
"Palu tidak memiliki ketersediaan lahan untuk menanam padi, kedelai, jagung, rica, tomat, dan lainnya menyangkut pangan," katanya di Palu, Kamis.
Muchlis menyebutkan, dalam pemenuhan pangannya, Kota Palu hanya mengandalkan pasokan dari daerah penyangga, seperti Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Parigi Moutong, serta kabupaten lainnya.
"Dengan begitu, defisit pangan yang dialami oleh daerah penyangga tersebut, akan secara otomatis memberikan dampak yang signifikan kepada masyarakat Kota Palu," katanya.
Bahkan, minimnya ketersediaan pangan di daerah penyangga, juga memberikan dampak terhadap pola konsumsi pangan masyarakat Kota Palu, karena konsumsi pangan masyarakat Kota Palu yang sangat bergantung pada ketersediaan pangan di beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah.
"Kalau daerah penyangga ini defisit pangan, maka secara otomatis Palu akan merasakan dampaknya yang sangat signifikan," ujarnya.
Ia mengutarakan Kota Palu yang memiliki luas daerah 395,06 km itu hampir tidak memiliki lahan untuk lokasi pertanian, perkebunan, karena Palu sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Tengah hanya mengandalkan sektor jasa dalam pengembangan wilayahnya.
"Palu tidak memiliki lahan yang memadai untuk pengembangan pangan, karenanya kota ini dijadikan sebagai kota jasa sebagai sektor andalan dalam pengembangan lahannya," katanya.
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
