
Koalisi Pendukung Longki/Sudarto Siap Hadapi Gugatan

Kenyataannya, pada saat ini Bahasa Indonesia kalah bersaing dan terancam tergeser oleh Bahasa Inggris dalam pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)
Palu, (antarasulteng.com) - Tim koalisi pendukung pasangan calon gubernur/wakil Gubernur Sulawesi Tengah Longki/Sudarto yang unggul sementara dalam pemilihan kepala daerah serentak telah menyiapkan tim pengacara menghadapi ancaman gugatan pesaingnya pasangan Rusdi/Ihwan.
"Pada dasarnya kita menunggu tahapan. Kita mau ikuti dulu apa saja yang mereka mau laporkan," kata Ketua Tim Koalisi Pemenangan Longki/Sudarto, Anwar Ponulele di Palu, Selasa, menanggapi adanya ancaman gugatan ke Mahkamah Kontitusi terhadap hasil penghitungan dan sejumlah dugaan penyelewengan yang terjadi pada pemilihan kepala daerah.
Menurut Anwar, tim koalisi dari partai politik pendukung yakni Gerindra, PKB, PAN, Demokrat dan PDIP telah mengantisipasi jika kemungkinan adanya gugatan sampai ke Mahkamah Konstitusi.
Anwar mengatakan sejumlah tudingan seperti terjadinya penggelembungan suara yang dilontarkan tim sukses pasangan Rusdi/Ihwan hanya sebatas sinyalir.
Sebelumnya tim sukses pasangan Rusdi/Ihwan menuding KPU tidak netral dan beberapa kali mengalami kesalahan dalam menjumlah penghitungan suara yang terpublikasi melalui lama KPU.
Selain itu pasangan nomor urut 1 yang diusung Partai Golkar dan Hanura tersebut menduga terjadi penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan oleh pasangan petahana Longki/Sudarto.
"Padahal semua ini kami sudah jelaskan di hadapan Kapolda terkait dugaan pemanfaatan dana Bansos maupun terhadap bimbingan teknis kepala desa. Ini memang program yang sudah ditetapkan sebelumnya," kata Anwar.
Terkait dugaan pengelembungan suara, kata Anwar, sampai saat ini tidak ada penggelembungan suara karena semua data yang masuk baik di KPU maupun di tim media pasangan Longki/Sudarto berdasarkan data formulir C1.
"Semua data itu ditandatangani oleh petugas KPPS dan saksi. Itu yang digunakan dan itu akurat," katanya.
Terkait kesalahan penjumlahan di laman KPU kata Anwar, itu data yang dikirim langsung ke KPU RI lalu dipublikasi melalui laman KPU RI sendiri.
Laman KPU menyebutkan pasangan nomor urut 1 (Rusdi/Ihwan) memperoleh suara sebanyak 595.614 suara (45,68 persen), sementara pasangan nomor urut 2 (Longki/Sudarto) memperoleh 708.396 suara (54,32 persen).
Pewarta : Adha Nadjemuddin
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
