
Pucuk Merah Diburu Pecinta Tanaman

Permintaan pengunjung atas tanaman pucuk merah meningkat tajam, namun harganya masih relatif murah,"
Bandung, (ANTARA Sulteng) - Pohon pucuk merah oliana (syzygium oleina) menjadi incaran para pencinta tanaman yang datang ke kawasan budi daya tanaman dan bunga Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung.
"Permintaan pengunjung atas tanaman pucuk merah meningkat tajam, namun harganya masih relatif murah," kata penjual bunga di kawasan Cidideung Bandung, Nia (35), di Bandung, Jumat.
Ia mengatakan harga oliana ukuran besar dan rimbun bisa mencapai Rp300 ribu hingga Rp500 ribu per polibag, sedangkan ukuran kecil seharga Rp 10 ribu.
Dalam sehari tanaman ini bisa laku 20 hingga 50 polibag. Pembelinya selain dari Bandung, juga wisatawan dari luar daerah terutama dari Jakarta, Bekasi dan Bogor yang berlibur di kawasan itu.
Menurutnya, minat masyarakat terhadap tanaman koleksi seperti gelombang cinta dan jenis tanaman antarium sudah menurun dibandingkan dengan tahun 2008.
"Peminat tanaman daun sekarang ini memang sudah menurun, dan otomatis pendapatan para penjual bunga pun berkurang," katanya.
Wanita berkacamata itu mengaku sudah sembilan tahun berjualan bunga, dan dalam sehari bisa mendapatkan pemasukan sebesar Rp3 juta hingga Rp5 juta untuk penjualan tanaman besar, seperti palem, kamboja, dan pandan bali.
"Kalau tanaman kecil tiap hari pasti ada yang keluar, saya mendapatkan Rp200 ribu saja," katanya.
Nia juga mengatakan, selain berjualan bunga, terkadang dia mendapatkan tawaran untuk pembuatan taman di perusahaan atau di rumah.
Ia bisa meraup pendapatan hingga Rp10 juta untuk ukuran taman yang besar, sedangkan taman ukuran kecil pendapatannya sekitar Rp2,5 juta.
Menurutnya, tanaman yang masih tetap diincar pembeli adalah tanaman yang tidak mengenal musim, seperti mawar dan anggrek.
"Teratai juga masih ada yang mencari, tanaman kaktus sudah mulai menurun penjualannya karena sudah jarang ada yang mencarinya," katanya.
Anggrek hutan juga masih menjadi primadona bagi pecinta kembanh, harganya bisa mencapai harga Rp150 ribu dan anggrek biasa seharga Rp20 ribu. Harganya ditentukan dari kelanggkaan bunga, semakin langka akan semakin mahal.
(S033)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
