Logo Header Antaranews Sulteng

Bulog-Sulteng salurkan 100 ton jagung Program SPHP bantu peternak

Sabtu, 20 Juni 2026 05:00 WIB
Image Print
Bulog Sulawesi Tengah salurkan 100 ton jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna membantu peternak memperoleh pakan dengan harga lebih terjangkau, Jumat (19/6/2026). (ANTARA/HO-Bulog Sulteng)

Palu (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan 100 ton jagung melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna membantu peternak memperoleh pakan dengan harga terjangkau.

"Sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen," kata Pimpinan Wilayah (Pimwil) Perum Bulog Sulteng Jusri di Palu, Jumat.

Ia mengemukakan penyaluran tersebut merupakan bagian dari target distribusi SPHP jagung sebanyak 900 ton sepanjang 2026.

“Hingga saat ini realisasi penyaluran jagung SPHP telah mencapai 100 ton, tersebar di Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Kota Palu dan Kabupaten Donggala,” ujarnya.

Ia menjelaskan program itu bertujuan menjaga stabilitas harga pakan ternak di tengah fluktuasi harga jagung di pasaran, supaya peternak tetap dapat memperoleh bahan baku pakan dengan harga yang lebih terjangkau.

Harga jagung SPHP ditetapkan sebesar Rp5 ribu per kilogram di Gudang Bulog, sedangkan harga pembelian di tingkat peternak maksimal Rp5.500 per kilogram.

Penyaluran dilakukan melalui dua mekanisme, yakni melalui asosiasi peternak dan peternak mandiri yang telah terdaftar sebagai penerima manfaat berdasarkan rekomendasi Dinas Peternakan setempat.

“Peternak yang tergabung dalam asosiasi dapat membeli dengan harga maksimal Rp5.500 per kilogram, sedangkan peternak mandiri yang terdaftar dapat membeli dengan harga Rp5.000 per kilogram di Gudang Bulog,” ucapnya.

Jusri mengatakan keberadaan jagung SPHP menjadi penting, karena harga jagung pakan di pasaran cenderung berfluktuasi, yang saat ini harga jagung di pasar berada pada kisaran Rp6 ribu per kilogram.

Selain menyalurkan jagung SPHP, Bulog juga terus melakukan penyerapan hasil produksi petani lokal, guna memperkuat cadangan pangan pemerintah.

Bulog Sulawesi Tengah pada 2026 mendapat target penyerapan jagung domestik sebanyak 3.300 ton, hingga pertengahan tahun realisasi penyerapan telah mencapai lebih dari 800 ton.

“Penyerapan hasil panen petani dan penyaluran jagung SPHP langkah yang saling mendukung untuk menjaga keseimbangan pasokan, kestabilan harga hingga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan peternak lokal," kata dia menuturkan.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026