Logo Header Antaranews Sulteng

Pemprov Sulteng Minta Distributor Tambah Pasokan Gula

Senin, 23 Mei 2016 21:18 WIB
Image Print
DR Elim Somba (ketiga dari kiri), Asisten II Pemprov Sulteng/ANTARA/Anas Masa

Palu, (antarasulteng.com) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah meminta distributor di daerah itu untuk menambah pasokan gula pasir dua kali lipat dari kebutuhan normal guna memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan 1437 Hijriah 2016.

"Kami sudah meminta salah satu PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Cabang Sulteng sebagai salah satu distributor gula pasir untuk menambah pasokan kebutuhan itu dalam jumlah memadai," kata Asisten II Pemprov Sulteng, Eli Somba di Palu, Minggu.

Ia mengatakan stok gula pasir saat ini masih mencukupi, tetapi untuk mengantisipasi meningkatnya permintan masyarakat, maka perlu dilakukan penambahan pasokan agar stok selalu tersedia.

Karena jika stok menipis, maka ada peluang bagi pengecer menaikan harga sepihak, sebab permintaan meningkat. "Karena itu distributor diharapkan ikut mengamankan persediaan sehingga harga di pasaran tetap terkendali.

PT PPI, sebagai salah satu perusahaan yang dipercayakan pemerintah pusat untuk menyalurkan gula pasir di daerah-daerah, termasuk di Sulteng diharapkan kembali menambah stok gula pasir dengan mendatangkan pasokan dalam jumlah memadai.

PT PPI juga diharapkan mendukung kegiatan pasar murah dan operasi pasar yang dilakukan pemerintah di tingkat kota dan kabupaten di Provinsi Sulteng.

Kegiatan pasar murah dan operasi pasar dilakukan pemerintah daerah mengingat masyarakat banyak membutuhkan berbagai jenis kebutuhan pokok dan gula salah satu dari sejumlah sembako yang banyak dibutuhkan masyarakat menghadapi Lebaran.

Karena itu, butuh stok gula pasir yang banyak untuk mendukung kegiatan pasar murah dan operasi pasar bersama yang dilakukan Pemprov Sulteng dan Pemkab serta Pemkot Palu dalam rangka mengamankan stok dan menjaga kestabilan harga di pasaran menjelang Ramadhan, beberapa di antaranya cenderung naik seperti bawang, cabai, telur dan gula pasir yang mengalami kenaikan cukup tinggi sehingga mulai meresahkan masyarakat.

Khusus harga gula pasir di pasaran saat ini sudah bergerak naik hingga mencapai Rp17.000/kg dari normalnya hanya Rp13.000/kg.



Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2026