
Bulog Sulteng Datangkan Bawang Merah Dua Ton

Palu, (antarasulteng.com) - Perum Bulog Sulawesi Tengah mendatangkan komoditas bawang merah dari Kabupaten Engrekang Sulawesi Selatan sebanyak dua ton guna menstabilkan harga yang beberapa pekan ini cenderung naik tajam di daerah itu.
"Tahap pertama ini kami baru pasok dua ton dulu dan akan ditambah jika permintaan masyarakat meningkat," kata Kepala Perum Bulog Sulteng, Maruf di lokasi operasi pasar murah di Palu, Senin.
Ia mengatakan pasokan bawang merah tersebut untuk mendukung kegitan operasi pasar dan juga pasar murah yang digelar pemerintah daerah di kabupaten dan kota di Provinsi Sulteng.
Dia mengatakan ada 11 komoditas yang dipercayakan pemerintah pusat kepada Bulog.
Komoditas dimaksud antara lain beras, gula pasir, daging sapi, daging ayam, jagung, kedelai, cabai besar, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, telur ayam dan daging ayam.
Namun yang dijual Bulog dalam operasi pasar murah sekarang ini baru tiga jenis komoditas yaitu beras, bawang merah dan gula pasir.
Tetapi khusus gula pasir yang dijual sekarang ini adalah dipasok langsung oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Cabang Palu. Sementara bawang merah dan beras yang dijual merupakan stok Bulog sendiri.
Maruf menambahkan, khusus bawang merah, untuk pertama kali Bulog mendatangkan dan menjualnya ke pasar melalui operasi pasar murah.
Bulog menjual bawang merah rata-rata Rp25.000 per kg atau selisih Rp20.000 per kg dibandingkan harga oleh para pengecer di pasar-pasar tradisional di Kota Palu.
Berikutnya, beras premium dijual Bulog Rp9.100 per kg atau selisih Rp1.000 per kg dibandingkan harga di pasaran setempat mencapai Rp10.000 per kg. Khusus beras medium, harga di tingkat pengecer stabil Rp8.300 per kg.
Ia menyebutkan kemungkinan besar ke depan nanti, Bulog akan menjual minyak goreng karena harga di pasar saat ini sudah naik mencapai Rp16.000 per kg dari biasanya hanya Rp14.000 per kg.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
