Logo Header Antaranews Sulteng

Arema Kandaskan Pelita Jaya 3-2

Sabtu, 28 April 2012 18:41 WIB
Image Print
Pelatih Arema Indonesia, Joko Susilo (tengah) memberi instruksi pada sejumlah pesepakbola. (ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

Malang, (ANTARA Sulteng) - Arema Indonesia akhirnya mampu mengandaskan tim tamunya Pelita Jaya dengan skor 3-2 dalam lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu petang.

Tiga gol Arema yang mengoyak gawang Pelita Jaya yang dikawal Made Kadek Wardana itu masing-masing dipersembahkan oleh Muhammad Ridhuan pada menit ke-13, Herman Dzumafo pada menit ke-56 dan Alain N'Kong pada menit ke-85.

Sementara dua gol Pelita Jaya yang membobol gawang Kurnia Meiga Hermansyah itu diborong oleh Greg Nwokolo pada menit ke-9 dan ke-33.

Sejak "kick off" babak pertama, para pemain Arema langsung melakukan serangan dan mengabaikan lini pertahanan sehingga begitu ada serangan balik dari Pelita Jaya, anak asuh Joko Susilo itu kedodoran.

Serangan balik sangat cepat dari Greg cukup merepotkan para pemain Arema, bahkan baru sembilan menit babak pertama berjalan, Arema kebobolan satu gol sehingga skor menjadi 0-1. Namun, empat menit kemudian para pemain Arema membalas ketertinggalannya melalui kaki M. Ridhuan yang memanfaatkan bola "rebound".

Pertahanan Arema yang sedikit longgar dan Greg yang tanpa pengawalan menguasai area pertahanan Arema membuat pemain itu lebih leluasa menceploskan bola ke gawang Kurnia Meiga sehingga skor berubah menjadi 1-2 hingga 45 menit babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Pelatih Arema Joko Susilo mengubah komposisi pemainnya dan lini belakangnya juga lebih rapat mengawal pergerakan Greg sehingga pemain tersebut sulit menembus lini pertahanan Singo Edan.

Kelengahan para pemain belakang Pelita tak disia-siakan Herman Dzumafo yang akhirnya melahirkan gol kedua bagi Arema pada menit ke-56. Skor yang sama kuat 2-2 membuat kedua tim bermain lebih terbuka dan saling serang, bahkan sering terjadi gesekan antarpemain.

Kedua tim yang silih berganti menggempur jantung pertahanan lawan dan terjadinya gesekan-gesekan antarpemain tersebut membuahkan empat kartu kuning. Wasit Hendri Kristanto menghadiahkan tiga kartu kuning untuk pemain Arema dan satu kartu kuning untuk pemain Pelita Jaya.

Keempat kartu kuning tersebut masing-masing diberikan kepada Arif Ariyanto, Muhammad Ridhuan, Khusnul Yuli (Arema), dan Greg Nwokolo (Pelita Jaya).

Hanya saja gol ketiga Arema yang dilesakkan oleh Alain N'Kong pada menit ke-85 menjadi kontroversi. Gol yang menjebol gawang Made Kadek Wardana itu bermula dari pelanggaran Egi Melgiansyah terhadap Herman Dzumafo dan wasit meniup peluit untuk melanjutkan pertandingan.

Tendangan bebas yang dilakukan Herman Dzumafo langsung disambut Alain N'Kong. Beberapa pemain Pelita Jaya tak mampu menghentikan laju Alain N'Kong yang akhirnya membuahkan gol ketiga bagi Arema.

Namun, gol ketiga Arema tersebut diprotes oleh para pemain Pelita, bahkan Pelatih Pelita Rachman Dharmawan pun mengajukan protes kepada wasit Hendri Kristiono. Pertandingan akhirnya dihentikan dan perangkat pertandingan meninggalkan lapangan dengan pengawalan ketat.

Sementara pertandingan yang menyisakan waktu normal selama lima menit, akhirnya tidak dilanjutkan karena Pelita memilih mundur dan tidak melanjutkan pertandingan. (E009)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026