
Golkar Jaring Caleg Setahun Sebelum Pemilu

Palu, (antarasulteng.com) - Partai Golkar Sulawesi Tengah akan menetapkan bakal calon legislatif jauh sebelum pemilihan umum 2019 sehingga cukup banyak waktu untuk bekerja bagi calon legislatif yang bersangkutan.
"Satu tahun sebelum pemilu caleg sudah harus ada. Nama-namanya sudah harus ditetapkan, sehingga sudah bisa mulai bekerja bersama rakyat. Kalau tidak bisa, kita coret dia dari daftar," kata Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar Provinsi Sulawesi Tengah Rusdy Mastura di Palu, Kamis, menanggapi kinerja pengurus Golkar yang baru di bawah kepemimpinan Arus Abdul Karim.
Mantan Wali Kota Palu itu mengatakan Golkar di bawah kepemimpinan Arus harus berhasil merebut kembali perolehan kursi minimal sembilan kursi di DPRD provinsi dari tujuh kursi yang ada saat ini.
Bahkan, kata dia, potensi Golkar masih besar untuk 12 kursi di lima daerah pemilihan.
"Golkar sekarang harus lebih baik karena perangkat organisasi kita gerakkan. Seluruh perangkat organisasi sampai di desa harus terbentuk,," katanya.
Menurut Cudi, panggilan akrab Rusdy Mastura, berdasarkan pengalaman dari pemilu ke pemilu eksistensi Golkar saat ini salah satunya karena ditopang dengan namanya yang besar sehingga masih banyak yang mencintai partai berlambang pohon rimbun itu.
"Masih banyak yang cinta Golkar. Tinggal bagaimana memperbaiki manajemen. Kita perkuat konsolidasi sampai tingkat desa sehingga memperkuat kemenangan," katanya.
Cudi mengatakan DPD Golkar harus belajar dari sejarah terutama dari konsolidasi partai-partai besar era orde lama seperti Nahdlatul Ulama dan Masyumi.
"Kita harus punya peta. Bagaimana kekuatan harus dipelajari kembali oleh Golkar," katanya.
Salah satu paling strategis kata dia, yakni mengemas isu-isu lokal sesuai dengan kondisi daerah masing-masing sehingga tidak ada kader Golkar yang tidak paham isu-isu strategis lokal.
Jika seluruh kekuatan digerakkan kata Cudi, dirinya optimistis Golkar bisa meraih sembilan hingga 12 kursi.
Pembacaan Cudi atas potensi perolehan kursi Golkar tersebut yakni daerah pemilihan Donggala-Sigi, dua hingga tiga kursi.
Daerah pemilihan Kota Palu dua kursi dari satu kursi saat ini, Parigi Moutong dua kursi, Tolitoli dan Buol dua kursi, daerah pemilihan Poso-Morowali dan Tojo Unauna tiga kursi serta daerah pemilihan Banggai-Banggai Kepulauan dan Banggai Laut dua hingga tiga kursi.
"Ini realistis. Kita punya data berdasarkan pemilu sebelumnya," katanya.
Pewarta : Adha Nadjemuddin
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
