
Bulog Sulteng Datangkan Beras Dari Luar Daerah

Palu, (antarasulteng.com) - Bulog Sulawesi Tengah selama beberapa tahun ini terpaksa mendatangkan beras dari luar daerah karena pengadaan lokal relatif minim.
"Realisasi pengadaan beras selama tiga tahun terakhir tidak pernah mencapai target sehingga mau tidak mau harus mendatangkan dari Bulog daerah lain yang memang surplus pengadaan,"kata Kepala Perum Bulog Sulteng Supryanto di Palu, Rabu.
Selama ini, ada dua daerah yang mengirim beras ke Sulteng, yakni Sulsel dan Jatim.
Namun, katanya, pada 2017 Bulog Sulteng bertekad untuk tidak lagi mendatangkan beras dari luar daerah.
"Kita akan berusaha untuk memenuhi sendiri kebutuhan penyaluran beras di Sulteng dari hasil pembelian produksi petani lokal," katanya.
Produksi petani Sulteng melebihi dari kebutuhan masyarakat. Selama ini, Sulteng surplus beras dalam jumlah besar.
Bulog Sulteng akan berupaya untuk mengoptimalkan pembelian beras dari surplus tersebut guna memenuhi target kebutuhan yang ditetapkan.
"Dan saya yakin bisa. Kita bisa memenuhi target pengadaan sesuai yang diharapkan," kata dia.
Oleh karena itu, semua kekuatan akan dikerahkan secara optimal agar pengadaan beras di Sulteng yang ditargetkan 35 ribu ton pada musim panen (MP) 2017 bisa tercapai sehingga Bulog tidak lagi mendatangkan beras dari luar daerah.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
