Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkab Buol dorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis komunitas

Senin, 28 Juli 2025 20:24 WIB
Image Print
Wakil Bupati Buol Moh Nasir Dj. Daimaroto (dua dari kiri) saat membuka kegiatan Lokakarya kelembagaan ekonomi komunitas di Desa Lamadong II, Kecamatan Momunu, Kabupaten Buol, Senin (28/7/2025). (ANTARA/HO-Diskominfo Buol)

Buol (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buol, Sulawesi Tengah mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pembentukan kelembagaan ekonomi komunitas di daerah itu.

Wakil Bupati Buol Moh Nasir Dj. Daimaroto mengatakan pentingnya kerja sama seluruh pihak untuk menyasar para pelaku usaha lokal, khususnya petani pengolah nira aren menjadi gula merah yang menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Buol.

"Komoditas gula aren di Buol potensinya sangat besar sehingga melalui program penguatan kelembagaan ekonomi komunitas dengan tiga tahapan yakni penguatan kelembagaan berbasis komunitas, pelatihan tata kelola lembaga ekonomi, dan pengembangan sinergi kelembagaan komunitas dengan pemerintah daerah berjalan optimal," kata Nasir saat membuka kegiatan Lokakarya di Desa Lamadong II, Momunu, Senin.

Ia mengemukakan pembentukan kelembagaan ekonomi bukan hanya sebagai solusi jangka pendek melainkan sebagai langkah strategis menuju kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

"Jadi memang perlu adanya komunitas ekonomi yang kuat dan berkelanjutan di Buol sehingga dapat relevan dengan kebutuhan masyarakat," ucapnya.

Menurut dia, ke depan kelembagaan ekonomi komunitas harus mampu mengelola potensi lokal, khususnya komoditas unggulan seperti gula merah supaya dapat bersaing di pasar modern bahkan ekspor.

"Perlu diperhatikan bahwa juga harus tetap menjaga kualitas dan kemurnian produk sebab banyak gula merah di pasaran yang sudah tidak murni, sehingga menurunkan kepercayaan pasar," sebutnya.

Nasir menjelaskan dengan tetap menjaga kualitas dan kemasan produk gula aren lokal dapat berpotensi untuk menembus pasar nasional maupun internasional.

"Memang kelembagaan ekonomi komunitas dapat menjadi wadah produktif dan berkelanjutan. Pemerintah daerah siap mendukung dari sisi kebijakan dan fasilitasi," katanya.

Kata dia, lokakarya itu menjadi langkah awal yang penting dalam membangun ekosistem ekonomi lokal yang inklusif dan tangguh di kabupaten Buol, Sulteng.

"Dengan kolaborasi antara masyarakat, LSM, dan pemerintah daerah, maka Kabupaten Buol dapat mencapai visinya untuk menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing tinggi," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026