Pemkab-Donggala Sulteng tangani malaria melalui pemberian obat

id Sulteng ,Donggala ,Pemkab Donggala ,Kasus Malaria

Pemkab-Donggala Sulteng tangani malaria melalui pemberian obat

Ilustrasi - Petugas menunjukkan obat malaria DHP-FRIMAL. ANTARA/Sakti Karuru

Donggala (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) menangani peningkatan kasus malaria di wilayah setempat dengan memberikan obat-obatan dan mengingatkan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan rumahnya.

Upaya itu ditempuh menyusul adanya peningkatan kasus malaria di daerah itu pada 2025, yakni mencapai 60 kasus dari tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 5 kasus.

"Jumlah ini meningkat dibanding tahun sebelumnya berjumlah 5 kasus yakni di Puskesmas Lembasada 3 kasus, Puskesmas Delatope 1 kasus, dan Puskesmas Posi Hi Abdul Ganing 1 kasus," kata Penanggung Jawab Bidang Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala Alamsyah saat ditemui media di Banawa, Selasa.

Ia mengemukakan kenaikan kasus malaria itu terjadi periode Januari hingga September 2025.

"Jadi wilayah yang masih ditemukan kasus malaria ini seperti Lembasada, Lalundu, termasuk Puskesmas Kayuwou di Desa Alindau dan Desa Sipeso, Kecamatan Sindue Tobata," ucapnya.

Ia mengemukakan kasus malaria ini tersebar sebagian besar di 16 kecamatan Kabupaten Donggala.

"Sudah ada 16 kecamatan melaporkan adanya kasus malaria," katanya.

Ia menuturkan sebagian besar kasus yang dilaporkan itu merupakan penularan setempat bukan dari luar daerah.

"Memang sejumlah kasus positif yang muncul, warga yang tertular di wilayahnya sendiri," katanya.

Menurut dia, penyebaran kasus malaria itu terjadi di Puskesmas Kayuwou 35 kasus, Puskesmas Lembasada (16), RSUD Kabelota (4), Puskesmas Batusuya (3), Puskesmas Toaya (1), dan Puskesmas Pinembani (1).

Setiap kasus positif, kata dia, langsung ditangani dan diberikan penanganan oleh pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan dengan pemberian obat-obatan.

"Hingga saat ini stok obat malaria di Kabupaten Donggala masih cukup dan tersedia," ujarnya.

Alamsyah mengingatkan agar masyarakat di wilayah Donggala senantiasa menjaga kebersihan lingkungan rumahnya.

"Saya mengajak agar semua pihak bisa bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi aktivitas malam hari di hutan atau kebun, serta menggunakan kelambu dan obat anti nyamuk untuk melindungi diri," tuturnya.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.