
Sigi fokus tuntaskan masalah kemiskinan dan pendidikan

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng) memastikan tetap fokus untuk mengatasi masalah kemiskinan, pendidikan dan stunting di daerah tersebut.
Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae mengatakan pihaknya bersama kepala-kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang tergabung dalam Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) rutin untuk turun berkunjung ke rumah-rumah warga yang masuk dalam desil 1 dan 2.
"Jadi, saya berkunjung ke rumah-rumah warga itu berdasarkan laporan yang masuk, sebab saat ini seluruh wilayah Kabupaten Sigi sudah menerapkan posyandu 6 SPM," kata Rizal saat ditemui awak media di Sigi, Sabtu.
Ia mengemukakan OPD dalam 6 SPM itu terdiri atas Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Satpol PP, dan Dinas Pekerjaan Umum.
"Berdasarkan Permendagri nomor 13 tahun 2024 mengatur transformasi Posyandu menjadi pusat layanan terintegrasi dan mencakup enam bidang pelayanan dasar khususnya di Kabupaten Sigi," ucapnya.
Ia menuturkan pemerintah daerah juga melibatkan seluruh kader posyandu, Tim Penggerak PKK, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa dalam mengoptimalkan pelayanan 6 SPM tersebut.
"Kami mengimbau seluruh kepala desa dan camat memperhatikan setiap kondisi warganya, khususnya yang masuk kategori miskin ekstrem dalam desil 1 dan 2," katanya.
Rizal menyebutkan apabila terjadi sesuatu di lingkungannya untuk segera melaporkan ke pemerintah daerah melalui kades maupun camat.
"Pemerintah daerah tentu siap hadir untuk masyarakat, Insya Allah kami segera selesaikan permasalahan masyarakat sesuai kewenangan yang ada," kata dia.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa persentase kemiskinan di Kabupaten Sigi pada 2025 sebesar 10,47 persen. Angka tersebut turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 12,06 persen.
Jumlah penduduk Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah pada tahun 2025 mencapai 273,2 ribu jiwa dengan jumlah masyarakat miskin sebanyak 28.604 jiwa.
Sementara itu, untuk jumlah anak tidak sekolah (ATS) di Sigi pada tahun 2025 mencapai 6.048 anak. Angka anak tidak sekolah tersebut terbesar di wilayah Sigi Biromaru dan Marawola.
Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
