Logo Header Antaranews Sulteng

Qalibaf: Selat Hormuz hanya dibuka sesuai aturan Iran

Kamis, 9 Juli 2026 15:06 WIB
Image Print
Ribuan pelayat yang membawa bendera dan poster berkumpul untuk upacara pemakaman mantan pemimpin Iran Ayatollah Ali Khamenei, yang tewas dalam serangan AS-Israel, di Karbala, Irak, pada 8 Juli 2026. ANTARA/Iranian Leader Press Office/Handout - Anadolu Agency / pri.

Istanbul (ANTARA) - Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Qalibaf menegaskan setelah gelombang serangan baru Amerika Serikat terhadap Iran, Selat Hormuz hanya akan dibuka sesuai aturan Iran dan bukan karena ancaman dari AS.

Melalui unggahan di platform X, Kamis, Qalibaf mengatakan AS belum menyadari bahwa intimidasi dan pelanggaran janji tidak lagi dapat dilakukan tanpa konsekuensi.

"Amerika Serikat belum belajar bahwa tindakan mengintimidasi dan mengingkari janji tidak lagi bisa dilakukan tanpa konsekuensi. Izinkan saya menegaskan: Jika Anda menyerang, Anda juga akan diserang," kata Qalibaf.

Pernyataan itu disampaikan setelah media Iran melaporkan gelombang baru serangan Amerika Serikat pada Rabu malam (8/7) yang menyasar sejumlah lokasi di wilayah selatan dan tenggara Iran.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) kemudian menyatakan pasukan AS melancarkan serangan lanjutan terhadap Iran.

Menurut CENTCOM, operasi tersebut bertujuan semakin melemahkan kemampuan Iran untuk mengancam kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.

Sumber: Anadolu



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026