
Warga Parimo diminta jaga keamanan selama pilkada

Saya ingatkan juga yang sering menggunakan facebook, dan whatsapp, agar hati hati, jangan ada kata-kata yang mempertentangkan masalah SARA
Parigi, (Antaranews Sulteng) - Penjabat Bupati Parigi Moutong Muhamad Nadir meminta seluruh warganya untuk menjaga keamanan wilayah masing-masing karena selama tahapan pilkada berlangsung, suhu politik dipastikan akan meningkat dan kondisi ini sangat rawan terhadap provokasi.
"Seluruh elemen, mulai dari camat, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, diminta ikut berkontribusi menjaga kemanan wilayah masing masing," kata Mohammad Nadir pada pembukaan Musabaqah Tillawatil Qur`an (MTQ) Kecamatan Parigi Selatan (Parsel) di halaman Pondok Pesantren Ulumuddin, Desa Boyantongo, Sabtu (24/2).
Nadir juga mengimbau warganya untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya yang dapat memecah belah persatuan di antara warga.
"Saya ingatkan juga yang sering menggunakan facebook, dan whatsapp, agar hati hati, jangan ada kata-kata yang mempertentangkan masalah SARA. Ini ada undang-undang ITE. Kalau terbukti saudara menyebarkan kebencian bernada SARA atau bentuk provokasi yang menimbulkan gejolak di tengah masyarakat, ancamannya 6 tahun penjara dan denda Rp1 Miliar, jadi saya ingatkan hati hati," kata Nadir.
Terkait MTQ, Kepala Badan Satpol PP Provinsi Sulawesi Tengah ini mengimbau warga untuk menghayati dan mengamalkan isi kandungan alquran.
"Saya berharap MTQ ini tidak hanya kegiatan seremonial saja, tetapi melalui kegiatan ini ada pelajaran penting yang bisa dipetik melalui isi dan kandungan Alquran untuk kita implementasikan dalam kehidupan sehari hari," harapnya.
Karena MTQ ini sifatnya kompetisi, maka diharapkan dewan hakim yang akan menilai berlaku objektif.
"Pilihlah Qori dan Qoriah terbaik yang bisa membawa nama Kecamatan Parigi Selatan di ajang MTQ tingkat Kabupaten nanti,"pintanya.
MTQ yang digelar saban tahun ini diikuti 10 desa dan 50 orang oficial di Kecamatan Parigi Selatan.
Sementara itu MKaspolrers Parimo AKBD Sirajuddin mengatakan situasi kamtibmas selama tahapan pilkada berlangsung masih tetap aman dan terkendali.
Namun demikian pihaknya tetap siaga penuh karena dalam beberapa waktu ke depan, tahapan pilkada akan memasuki masa kampanye yang cukup rawan terjadi gesekan antarwarga dan juga kecelakaan lalulintas.
Pewarta : Moh Ridwan
Editor:
Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
