Logo Header Antaranews Sulteng

Presiden ingatkan keutamaan peran pemuda

Minggu, 28 Oktober 2018 18:56 WIB
Image Print
Presiden Joko Widodo (keempat kanan) didampingi Mustasyar PBNU sekaligus calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin (kedua kanan), Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko (ketiga kanan), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri (kanan), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri), Gubernur Jawa Timur Soekarwo (keempat kiri), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (kedua kiri) dan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (ketiga kiri) melepas Kirab Santri dan Jalan Sehat Sahabat Santri di alun-alun Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (28/10/2018). Acara yang dihadiri ribuan santri ini mengambil tema "1 Juta Kirab Santri". x (Presiden Joko Widodo (keempat kanan) didampingi Mustasyar PBNU sekaligus calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin (kedua kanan), Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko (ketiga kanan), Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri (kanan), Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri), Gubernur Jawa Timur Soekarwo (keempat kiri), Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar (kedua kiri) dan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah (ketiga kiri) melepas Kirab Santri dan Jalan Sehat Sahabat Santri di alun-alun Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (28/10/2018). Acara yang dihadiri ribuan santri ini mengambil tema "1 Juta Kirab Santri". ANTARA FOTO/Umarul Faruq/wsj.)
Kita, utamannya pemuda harus bergandengan tangan bersatu untuk menggerakkan Indonesia sekarang atau yang akan datang. Di tangan pemuda negara ini akan maju

Jakarta, (Antaranews Sulteng) - Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat tentang keutamaan peran pemuda dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda yang jatuh setiap 28 Oktober.

"Kita, utamannya pemuda harus bergandengan tangan bersatu untuk menggerakkan Indonesia sekarang atau yang akan datang. Di tangan pemuda negara ini akan maju," kata Presiden Jokowi kepada wartawan di Pendopo Delta Wibawa, Kantor Pemkab Sidoarjo, pada Minggu pagi.

Presiden juga menjelaskan pemerintah selalu mengingatkan mengenai Sumpah Pemuda yakni bertumpah darah satu Indonesia, berbangsa satu Indonesia dan berbahasa satu bahasa Indonesia.

Menurut Kepala Negara, pembangunan prioritas yang dikerjakan secara maksimal dapat memajukan negara dalam kompetisi global yang nantinya didukung oleh generasi muda.

"Sehingga, yang namanya bonus demografi 2030 betul-betul berdampak signifikan terhadap setiap gerak pemuda dalam rangka memajukan negara ini, bawa Indonesia maju," kata Presiden.

Selain itu, Presiden menyebutkan dirinya menyampaikan kepada para menteri Kabinet Kerja untuk selalu mengutamakan pekerjaan.

Jokowi menyebut untuk urusan kampanye diserahkan kepada Tim Kampanye Nasional.

"Kalau urusan kampanye selalu saya sampaikan ke tim kampanye saja. Selalu saya sampaikan kepada menteri juga, saya sampaikan selalu bekerja," tegas Presiden.

Presiden tengah melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur sejak Sabtu (27/10).

Rombongan kepresidenan direncanakan bertolak kembali ke Jakarta pada Minggu petang.



Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026