Logo Header Antaranews Sulteng

Pelaku usaha di Sulteng kembali bangkit

Kamis, 1 November 2018 13:06 WIB
Image Print
Ilustrasi, Penjual buah kelapa muda (Foto Antara/dok)

Palu, (Antaranews Sulteng) - Jumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, mulai bangkit pascagempa bumi dan tsunami.

Mas Yanto, salah seorang pedagang gorengan di Palu, Kamis membenarkan baru beberapa hari ini kembali menjual tahu/tempe dan pisang molen goreng.

Ia mengaku sejak gempabumi yang disusul tsunami pada 28 September 2018, tidak berdagang hingga 20 Oktober.

"Baru beberapa hari ini kembali berdagang," kata dia.

Selama pascagempa dan tsunami, ia menggunakan waktu untuk membersihkan rumahnya yang rusak akibat gempabumi. Rumahnya di bilangan jalan Lagarutu, Palu Timur rusak berat diguncang gempa dasyat berkekuatan 7,4 skala Richter.

Namun demikian, istri dan anak-anaknya selamat karena sempat lari keluar dari rumah yang ambruk.

"Jika tidak cepat keluar dari rumah, enta apa yang terjadi padanya dan istri serta anak-anak," kata dia bersyukur.

Hal senada juga disampaikan Jono, penjual martabak dan terang bulan di bilangan Jalan Monginsidi Palu Selatan. Ia juga mengatakan baru dua hari ini kembali berjualan.

Sebelumnya, kata dia, bersama beberapa teman mengungsi saat gempabumi. Karena kondisi perenomian sudah mulai pulih, pasar-pasar dan pusat perbelanjaan di Kota Palu sudah normal, makanya kembali berjualan martabak dan terang bulan.

Pembeli masih belum banyak, tetapi pendapatan dari hasil usaha tersebut kata mereka cukup lumayan untuk menambah modal dan juga memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Dia berharap, Palu akan bangkit lagi.

Bencana alam gempa dan tsunami yang tidak hanya menghajar Palu, tetapi Kabupaten Donggala dan juga Sigi mengakibatkan kerusakan berbagai sarana infranstruktur seperti jalan, jembatan, listrik,telekomonikasi, perkatoran, pertokoan, mall, swalayan, bangunan rumah penduduk serta menelan korban jiwa ribuan orang.

Bencana alam tersebut sempat melumpuhkan perekonomian masyarakat, namun kini sudah mulai kembali pulih dimana fasilitas umum ekonomi seperti SPBU, pusat-pusat perbelanjaan, pasokan air bersih berangsur-angsur normal kembali.



Pewarta :
Editor: Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2026