Logo Header Antaranews Sulteng

Wisata Murah di Gunung Pangrango

Rabu, 9 Januari 2013 12:20 WIB
Image Print
Gunung Pangrango. (dephut.go.id)

Bogor (antarasulteng.com) - Kehadiran Camping ground Sarongge di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menjadi alternatif wisata alam murah.

"Sambil berwisata kita juga bisa mengadopsi pohon dengan menanam bibit pohon di hutan adopsi Sarongge," kata Ketua Yayasan Prakarsa Indonesia (Green Radio) Tosca Santoso yang juga pendiri Camping Ground Sarongge, Selasa (8/1).

Santoso mengatakan, untuk bisa menikmati paket wisata alam sambil menanam pohon di hutan adopsi Sarongge, pengunjung cukup membayar Rp290.000 per orang.

Dengan biaya tersebut, pengunjung dapat menikmati paket wisata menginap di dalam tenda yang bisa ditempati untuk satu atau doa orang.

Biaya tersebut sudah termasuk, menginap ditenda selama satu malam dua hari, sarapan pagi dan makan sebanyak tiga kali (pagi, siang, dan malam) yang dimasak langsung oleh warga sekitar di dapur umur dekat tenda.

Masakan yang disuguhkan sangat nikmat, dengan hidangan masakan asli Jawa Barat, seperti ikan asin, lalapan dan sambal. Juga disediakan cemilan kacang rebus, ubi serta gorengan dan pada malam harinya ada api unggun.

Berwisata di camping ground Sarongge pengunjung benar-benar disuguhkan dengan wisata alam pegunungan dan hutan yang sejuk dan asri. Menginap di dalam tenda semalam, dengan beralaskan kantung tidur yang sudah dilengkapi matras sebagai alas, untuk menghalau dinginnya udara diatas ketinggian 1.600 mdpl.

"Di sini tersedia tenda-tenda penginapan, satu tenda bisa diisi satu atau dua orang. Kapasitas seluruhnya bisa untuk 50 orang," katanya.

Untuk fasilitas air dan MCK, camping ground Sarongge juga dilengkapi kamar mandi yang terbuat dari bilik bambu dan kloset jongkok yang dijamin kebersihannya.

Air dari pegunungan menjadi satu-satunya sumber air bersih di perkemahan tersebut, dengan kualitas kejernihan dan kesegaran asli pegunungan. (KR-LR)



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026