Ayo belanja di pasar murah

id gubernur, pasar murah,ajak, warga

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulteng, Elim Somba meninjau pasar murah dalam rangka HUT Provinsi Sulteng ke-55 yang digelar di lapangan Petobo, Palu Selatan 10-11 April 2019. (Antara/Anas Masa)

Silahkan membelinya selagi kegiatan tersebut berlangsung, sebab hanya dua hari pelaksanaannya
Palu (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengajak warga di Kota Palu dan sekitarnya berbelanja berbagai bahan kebutuhan pokok dan lainnya di pasar murah yang digelar pemerintah daerah, sebab harganya relatif murah dan kualitas terjamin.

"Mengapa disebut pasar murah, karena memang harga yang diberlakukan merupakan harga standar penjualan distributor," katanya saat membuka pasar murah yang diselenggarakan Pemprov Sulteng dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Sulteng ke-55 di Palu, Rabu.

Gubernur Longki berharap warga dapat memanfaatkan kesempatan kegiatan selama dua hari ini untuk membeli berbagai jenis keperluan rumah tangga sesuai kebutuhan.

Di pasar murah ini, kata dia, hampir semua kebutuhan sehari-hari yang diperlukan warga tersedia dan dijual dengan harga sangat terjangkau.

Termasuk ikan bandeng tanpa tulang ikut dijual di pasar murah. Begitu pula dengan gas elpiji 3 kg dijual PT Pertamina dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp16.000/tabung.

"Silahkan membelinya selagi kegiatan tersebut berlangsung, sebab hanya dua hari pelaksanaannya," ajak gubernur.

Ia menambahkan kegiatan ini merupakan ketiga kali dilaksanakan Pemprov Sulteng kurun empat bulan terakhir ini.

Kegiatan tersebut selain untuk memeriahkan HUT Provinsi Sulteng, juga dalam rangkain peringatan Hari Konsumen Indonesia yang sudah lebih awal dilaksanakan.

Menurut dia, pasar murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dan juga sudah menjadi program tetap yang dilaksanakan menjelang hari-hari besar keagamaan.

Kiranya, kata Gubernur Longki dengan adanya kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat berbelanja kebutuhan pokok dalam menghadapi hari besar keagamaan juga dapat menekan inflasi.

Usai kegiatan itu dibuka, warga langsung menyerbu tempat-tempat dagangan, terutama beberapa komoditas penting seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, susu, sabun dan daging ayam beku.

Kepala Bidang Komersil Perum Bulog Sulteng, Juharnon mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah kebutuhan pokok untuk dijual selama kegiatan tersebut berlangsung.

Kami sediakan beras dalam kemasan satu kilogram dan lima kilogram, minyak goreng dan gula pasir dengan harga relatif murah," katanya.

Misalkan beras premium dijual dengan harga Rp10.500/kg, gula pasir Rp11.000/kg dan minyak goreng Rp11.500/liter.

Selain Perum Bulog, juga salah satu BUMN yakni PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) ikut berpartisipasi menjual beberapa kebutuhan pokok seperti beras, gula pasir dan minyak goreng.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng, Arief Latjuba dalam laporannya mengatakan melibatkan puluhan distributor dalam kegiatan dimaksud.

Para distributor sangat mendukung kegiatan itu. Bukan baru sekarang ini, tetapi setiap kali dilaksanakan pasar murah, distributor selalu mendukung penuh dengan menyediakan dan menjual berbagai kebutuhan masyarakat dengan harga standar penjualan distributor sehingga sangat membantu meringankan daya beli masyarakat.***1***

(T.BK03/)

 
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar