Logo Header Antaranews Sulteng

Harga Beras di Produsen Naik

Rabu, 30 Januari 2013 10:20 WIB
Image Print
(FOTO ANTARA/Oky Lukmansyah)

Palu (antarasulteng.com) - Harga beras di tingkat produsen saat ini rata-rata mengalami kenaikan cukup signifikan dari sebelumnya.

Arie, seorang pedagang beras di Pasar Manonda, Selasa membenarkan harga beras dijual petani sejak awal Januari 2013 sudah mengalami kenaikkan.

Ia mengatakan sebelumnya harga beras di tingkat produsen di wilayah Palolo Kabupaten Sigi berkisar Rp380 ribu per karung (isi 50kg) untuk jenis Cimandi, kini naik menjadi Rp425 ribu.

Menurut dia, kenaikkan cukup besar sehingga pedagang menjual kepada konsumen di pasar-pasar tradisional di Palu terpaksa disesuaikan.

Kenaikan harga dikarenakan panen raya belum tiba. Panen raya padi di kecamatan itu diperkirakan baru akan berlangsung Maret 2013.

Sementara kebanyakan hasil panen petani selama ini disuplai ke pasar-pasar di Kota Palu guna memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

Kecamatan Palolo selama ini merupakan salah satu lumbung beras terbesar di Kabupaten Sigi.

Beras yang dijual pedagang di Palu selain dari Kabupaten Sigi, juga Donggala dan Parigi Moutong serta Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Kepala Dinas Pertanian Sulteng Abdulah Kawulusan mengatakan panen raya padi sawah di daerahnya baru akan berlangsung akhir Maret sampai April 2013.

Menurut dia, kenaikkan harga beras di tingkat produsen wajar karena memang stok di tangan petani semakin berkurang sementara kebutuhan masyarakat cenderung setiap tahun mengalami peningkatan.

Pemerintah Sulteng terus mengimbau masyarakat untuk tidak lagi tergantung kepada konsumsi beras, tetapi pangan nonberas seperti jagung, ubi-ubian dan pisang serta lainnya yang banyak diproduksi petani. (BK03)



Pewarta :
Editor: Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026