
Harga Pupuk Di Palu Bertahan

Palu (antarasulteng.com) - Harga pupuk di Palu, Sulawesi Tengah hingga kini masih bertahan seperti sebelumnya dan permintaan terus meningkat.
Hamdan, seorang pedagang pupuk di Palu, Jumat mengatakan persediaan pupuk cukup memadai sehingga petani tidak perlu khawatir kekurangan.
Permintaan petani terhadap sarana produksi pertanian (saprodi) itu selama priode Januari 2013 cukup tinggi.
"Kebanyakan yang datang membeli pupuk di pengecer adalah petani penggarap lahan sayur-mayur seperti bawang, tomat, cabai, terong, sawi, bayam dan kangkung. Selain stok cukup hargapun relatif stabil,"katanya.
Harga pupuk urea dijual pedagang kepada petani Rp1.800,00 per kilogram, TSP/SP36 Rp2.000,000 per kilogram, ZA Rp1.400,00 per kilogram, KCL Rp6.000,00 per kilogram dan NPK Rp5.000,00 per kilogram.
Ny Mariam, seorang petani kangkung di Kecamatan Palu Selatan membenarkan tidak mengalami kesulitan mendapatkan pupuk.
"Kami tidak kesulitan mendapatkan pupuk karena melalui kelompok tani," katanya.
Petani kangkung yang ada di wilayah itu selama ini menggunakan pupuk urea. Jumlah petani kangkung sekarang ini sekitar 20 orang. (BK03)
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
