Logo Header Antaranews Sulteng

Sulteng Tidak Pernah Terima Daging Sapi Impor

Rabu, 6 Februari 2013 10:30 WIB
Image Print
Illustrasi (ANTARANews)
Sulteng merupakan salah satu sentra pengembangan budi daya ternak sapi dan kerbau.

Palu (antarasulteng.com) - Sulawesi Tengah hingga kini tidak pernah menerima daging sapi impor, kata Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan setempat Faisal Mang, Rabu.

"Selama ini daging yang dijual di pasar-pasar tradisional, termasuk di Palu adalah dari sapi lokal," katanya.

Menurut dia, masyarakat di Sulteng tidak mengonsumsi daging sapi impor meski sampai sekarang Indonesia masih mengimpor.

Daging impor selama ini kebanyakan dipasarkan di Pulau Jawa dan beberapa kota lainnya di Tanah Air. "Di Sulteng sama sekali tidak ada kecualidaging sapi produksi lokal dan yang didatangkan para pedagang dari provinsi tetangga seperti Gorontalo," katanya.

Ia menambahkan Sulteng merupakan salah satu sentra pengembangan budi daya ternak sapi dan kerbau.

Tingkat populasi ternak sapi di Sulteng saat ini sudah mencapai 249.809 ekor dan kerbau sebanyak 3.412 ekor. Jumlah itu mengalami peningkatan cukup signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah Sulteng terus berupaya meningkatkan populasi ternak sapi dan kerbau guna mendukung program pemerintah menjadikan Indonesia pada 2014 sudah swasembada daging.

Peningkatan populasi ternak sapi di Sulteng dilakukan dengan sistem perkawinan alamiah, kawin silang dan juga melalui kawin suntik (inseminasi buatan).



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026