Logo Header Antaranews Sulteng

Komputer Tablet Belum Bisa Geser Komputer Jinjing

Rabu, 16 Mei 2012 19:03 WIB
Image Print

Semarang - Penjualan komputer tablet sampai saat ini belum mampu menggeser komputer jinjing (laptop) meski ada kecenderungan mengalami kenaikan omzet dari tahun ke tahun.

Wiraniaga gerai Angkasa Komputer di Pameran Komputer Java Supermal Semarang, Tirta, Rabu, mengatakan bahwa penjualan laptop dan notebook masih menduduki peringkat atas karena fungsinya yang lebih lengkap.

"Penjualan laptop lebih banyak daripada tablet dengan perbandingan 70:30 persen. Dalam sehari laptop bisa terjual 5--10 unit, PC rakitan masih ada peminat tapi lebih untuk perkantoran sekitar 5--8 unit per hari, sedangkan tablet hanya 3--4 unit per hari," katanya.

Menurut dia, laptop dianggap sebagian besar konsumen lebih bisa membantu meringankan pekerjaan kantor, sekolah, atau kuliah, bahkan untuk mengoperasikan aneka permainan yang memiliki memori besar.

Ia mengatakan bahwa semua ada fungsinya sendiri-sendiri. Notebook lebih untuk konsumen perempuan atau anak sekolah yang butuhnya hanya mengetik dan bentuknya kecil, sedangkan laptop lebih kepada orang kantor dan perancang grafis yang membutuhkan aplikasi yang lengkap untuk pekerjaannya.

Komputer tablet, menurut dia, tidak bisa dimungkiri bisa menggeser keberadaan laptop suatu saat nanti karena kepraktisannya, selain bentuknya yang kecil dan mudah dibawa ke mana-mana.

Konsumen sekarang, menurut Tirta, mencari teknologi yang sesuai dengan kebutuhan tetapi dengan harga murah, seperti laptop yang harganya sekarang berkisar Rp2 juta--Rp5 jutaan, dan tablet seharga Rp850 ribuan sampai Rp9 jutaan.

"Yang paling laku untuk laptop adalah dengan prosesor Intel Atom dengan harga Rp2,5 jutaan. Kalau tablet paling laku tetap yang paling murah seharga Rp850 ribuan, itu sudah lumayan bagus seperti laptop dan biasanya untuk main 'game'," katanya. (A030)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026