Minat masyarakat Manado beli daging sapi turun

id daging di manado

Penjualan daging sapi di pasar Manado (antaranews.com)

Sejak tahun lalu, Bulog telah menjual daging kerbau beku seharga Rp80 ribu per kilogram
Manado (ANTARA) - Minat masyarakat di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara membeli daging sapi mulai turun pascalebaran tahun 2019 ini.

"Hal ini terlihat dari mulai turunnya harga daging sapi di sentra perdagangan Kota Manado dan sekitarnya," kata Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut Hanny Wajong di Manado, Rabu.

Setelah lebaran harga daging sapi di Kota Manado dan sekitarnya turun menjadi Rp113.750 per kilogram dari Rp118.750 per kg.

Hanny mengatakan harga daging mengalami penurunan karena permintaan juga ikut turun, kembali ke kondisi normal.

Baca juga : Jelang Imlek harga daging di Manado stabil

Harus diakui,  harga sejumlah kebutuhan pokok akan ikut naik, jika ada moment tertentu seperti hari raya keagamaan, karena permintaan yang tinggi.

"Hukum pasar pasti terjadi, jika permintaan tinggi pasti harga akan naik, maupun sebaliknya," katanya.

Namun, katanya, stok daging di Sulut sangat banyak, apalagi Bulog memasok daging beku dengan harga lebih murah," katanya.

Jadi, katanya, masyarakat tinggal memilih daging segar atau beku.

Kepala Perum Bulog Divre Sulawesi Utara (Sulut) Sopran Kenedi mengatakan animo masyarakat membeli daging kerbau di Sulut mulai meningkat.

"Sejak tahun lalu, Bulog telah menjual daging kerbau beku seharga Rp80 ribu per kilogram," kata Kenedi.

Dia mengatakan melalui sosialisasi dan edukasi, akhirnya masyarakat di Kota Manado, mulai terbiasa mengkonsumsi daging kerbau beku ini.

Kenedi menjelaskan saat ini selain ada masyarakat yang membeli langsung ke kantor Bulog, juga ada restoran dan rumah makan lainnya.

Baca juga : Harga daging sapi di Manado stabil
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar