
Cuaca di Sulteng kembali normal

Kita sekarang ini secara umum memasuki musim panas, tetapi di beberapa wilayah Sulteng yang memiliki karakteristik tetap masih ada hujan dalam intensitas ringan
Palu (ANTARA) - Kondisi cuaca di wilayah Sulawesi Tengah, kini mulai kembali normal pada Juli dan beberapa bulan ke depan, kata seorang petugas Stasiun Meteorologi Kelas II Mutiara Sis Al-Jufri Palu
"Kita sekarang ini secara umum memasuki musim panas, tetapi di beberapa wilayah Sulteng yang memiliki karakteristik tetap masih ada hujan dalam intensitas ringan," katanya di Palu, Kamis.
Ia mengatakan di wilayah Kabupaten Poso bagian selatan dan Kabupaten Sigi bagian selatan juga masih akan diguyur hujan, tetapi intensitasnya sudah menurun drastis dibanding sebelumnya.
Khusus untuk wilayah Sulawewsi secara keseluruhan, termasuk di Provinsi Sulteng memang pada Juli dan ke depan ini lebih mengarah pada musim kering, namun demikian, musim kering tidak seekstrem tahun-tahun sebelumnya.
Musim kering kali ini, berdasarkan hasil pantauan kami, lanjut Affan, tidaklah ekstrem, karena masih titik-titik awan yang berpotensi terjadinya hujan dalam intensitas lemah.
Sementara itu sejumlah petani di beberapa sentra produksi beras di Sulteng rata-rata mengeluh mereka sulit mengeringkan gabah karena curah hujan selama beberapa pekan terakhir ini cukup tinggi.
Padahal, kata Huber, petani asal Kabupaten Sigi itu sedang berlangsung panen raya di beberapa kantong produksi beras, termasuk di Sigi.
Di satu sisi, tingginya curah hujan di wilayah tersebut mengakibatkan gabah hasil panen tidak bisa langsung dijemur, dan terpaksa harus ditampung digudang dengan kondisi yang cukup memprihatinkan.
"Kalau gabah tidak kering, bagaimana mau digiling," kata dia.
Para petani tentu sangat berharap ke depan ini, kondisi cuaca di Sulteng bisa kembali normal sehingga petani dapat segera mengeringkan gabah hasil panen mereka yang kini sudah banyak menumpuk di
gudang.
Dia mengaku curah hujan di Kabupaten Sigi cukup tinggi. Bahkan di beberapa ruas jalan di Kecamatan Palolo dan Kulawi terdapat banyak titik longsor. Bahkan ada beberapa desa di Kabupaten Sigi yang dilanda banjir menyusul hujan lebat yang masih terus mengguyur wilayah tersebut.
(T.BK03/)
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
