Logo Header Antaranews Sulteng

Presiden Bertolak Ke Jerman

Minggu, 3 Maret 2013 07:34 WIB
Image Print
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (ANTARA/Rumgapres-Abror))

Jakarta- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Minggu, bertolak menuju Jerman dan Hungaria untuk kunjungan kerja didampingi Ibu Ani Yudhoyono.

Kepala Negara didampingi Ibu Negara bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta pukul 08.00 WIB.

Sejumlah menteri yang mendampingi Presiden antara lain Menlu Marty Natalegawa, Wakil Menhan Sjafrie Syamsuddin, Menperin MS Hidayat, Mendag Gita Wirjawan dan sejumlah pejabat lainnya.

Sebelumnya, Staf khusus Presiden bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengatakan kunjungan kerja ini sebagai salah satu upaya meningkatkan hubungan kedua negara.

"Selama kunjungan ke Jerman, Presiden akan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Federal Jerman dan Kanselir Republik Federal Jerman, Angela Merkel. Kedua pertemuan bilateral tersebut akan membahas tindak lanjut Kemitraan Komprehensif yang diluncurkan oleh Presiden dan Kanselir Jerman di Jakarta, pada 10 Juli 2012," katanya.

Ia menambahkan selain itu juga akan dibahas secara mendalam prioritas kerja sama di bidang ekonomi (perdagangan, investasi dan pembangunan), kesehatan, pendidikan, riset dan teknologi, serta industri pertahanan. Juga akan dibahas kerja sama terkait ketahanan pangan, ketahanan energi, dan transportasi.

Dalam kesempatan pertemuan bilateral dengan Kanselir Jerman, akan diumumkan tokoh-tokoh dari kedua negara yang akan menjadi anggota Indonesia-German Advisory Group (IGAG).

"Presiden juga akan menerima kunjungan kehormatan mantan Presiden Jerman Dr Horst Khler, Menlu Jerman Y. M. Dr Guido Westerwelle, dan Wali Kota Berlin Y.M. Herr Klaus Wowereit.

Selama berada di Jerman, Presiden dijadwalkan akan membuka Pameran Pariwisata Internasional ITB (International Tourism Bourse) bersama Kanselir Jerman. Indonesia akan menjadi negara mitra (partner country) dalam pameran tersebut.

Selain itu, Presiden akan menghadiri forum bisnis dan bertatap muka dengan beberapa CEO perusahaan terkemuka Jerman. Presiden juga akan bertemu dengan komunitas diaspora Indonesia, kata Faizasyah.

"Selain itu, Indonesia menilai penting posisi strategis Hungaria sebagai pintu masuk kepentingan ekonomi Indonesia di negara-negara kawasan Eropa Timur dan Tengah," kata Faizasyah.

Presiden dan Ibu Negara beserta rombongan dijadwalkan tiba di tanah air pada 9 Maret 2013.(T.P008)



Pewarta :
Editor: Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2026