PLN Palu jamin tidak ada pemadaman listrik

id PLN

Petugas PLN terus berupaya menjaga jaringan listrik agar tetap handal. (Ust)

Palu (ANTARA) - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Palu menjamin tidak ada pemadaman listrik di ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah itu pada hari Idul Adha dan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.

"Kita jamin tidak akan ada pemadaman. Caranya jadwal pemadaman bergilir akan kita geser ke hari lain," kata Manager PLN Area Palu Abbas Saleh, Kamis (8/8).

Ia menjelaskan pemadaman bergilir di Kota Palu dan sebagian wilayah di Kabupaten Donggala beberapa pekan terakhir terjadi akibat perbaikan, pengembangan jaringan dan infrastruktur kelistrikan baru.

Hal itu dilakukan PLN akibat tidak beroperasinya lagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mpanau di Kelurahan Mpanau Kecamatan Palu Utara dan ditemukannya jaringan-jaringan kelistrikan yang rusak akibat fenomena alam.

"Sehingga jaringan-jaringan kelistrikan di rumah-rumah di Palu yang selama ini teraliri dari PLTU Mpanau kita pindahkan dan kita sambung jaringan baru langsung ke PLTA Sulewana di Kabupaten Poso. Kita juga memelihara jaringan-jaringan kelistrikan yang rusak atau mengalami gangguan,"ucapnya.

Karena itulah pemadaman bergilir yang terjadi sebagian besar berada di sekitar PLTU Mpanau di Wilayah Kecamatan Palu Utara dan sekitarnya, kata Saleh.

Berkaitan dengan itu, ia meminta kepada masyarakat agar memaklumi pemadaman bergilir yang dilakukan, sebab itu dilakukan semata-mata demi memenuhi kebutuhan dan ketergantungan masyarakat akan listrik.

"Pengembangan dan pemasangan jaringan dan infrastruktur kelistrikan baru ini butuh waktu sehingga saya minta kepada masyarakat agar bersabar," ujarnya.

Ia menerangkan beban puncak penggunaan listrik di Kota Palu terjadi saat malam hari sebesar 135 Megawatt (MW) dan daya mampu PLN Area Palu sebesar 161 MW.

Baca juga: PLN: bukan hak kami, pembayaran sisa pembangunan gardu
Baca juga: PLN akan genjot pembangunan kelistrikan desa di Sulteng
Pewarta :
Uploader : Sukardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar